Gerai Rapid Tes Menjamur Lagi di Ketapang

39

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Layanan rapid tes antigen menjamur di sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.

Persaingan antar gerai pun kian sengit untuk menjaring calon penumpang kapal di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

Tarif yang dipatok tiap gerai tidak sama. Ada yang memasang harga Rp 60 ribu. Bahkan ada juga yang nekad pasang harga di papan baliho harga rapid tes antigen turun Rp 50 ribu.

Persaingan gerai layanan rapid tes antigen dapat dijumpai dari SPBU Farly sampai sekitar Pelabuhan Tanjungwangi Ketapang.

Belasan gerai layanan rapid tes antigen berderet di sepanjang jalur nasional tersebut.

Dan di tiap gerai, tampak seorang pria berdiri di tepi jalan untuk mengarahkan pengendara kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali agar mengurus rapid tes antigen di gerainya.

Baca Juga  Bupati Meresmikan Pasar Wisata Bojonegoro
Loading...

Tiap gerai seolah saling berlomba untuk mendapatkan klien sebanyak – banyaknya. Rapid tes antigen seolah menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

Lanal Banyuwangi pernah turun tangan menertibkan rapid tes antigen yang menjamur. Saat itu Lanal bekerja sama dengan pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Waktu itu bisnis rapid tes antigen sempat tiarap. Tapi sekarang menjamur lagi.

Merujuk keterangan Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, gerai yang memiliki ijin resmi berjumlah 4 unit. Dua beroperasi di tepi jalan raya dan dua lagi di dalam areal pelabuhan.

“Di luar (tepi jalan) yang resmi milik Lanal Banyuwangi serta klinik Anugerah. Untuk yang di dalam pelabuhan Sunlife dan Shinta. Khusus yang di dalam pelabuhan ijinnya dari KKP,” ujar dr Rio. (*)

Baca Juga  Polisi Lengkapi Berkas Joddy Sopir Vanessa Angel P21, Siap Disidangkan

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaPuluhan Orang Meninggal, Polri Cek Kesiapan Dapur Umum dan Posko Pengungsian
Berita berikutnyaSoal Gerai Rapid Tes, JPKP Segera Hearing

Tinggalkan Balasan