Gencar Tertibkan PKL, DPRD: Jangan Asal Angkut

4
Kantor DPRD Bangkalan

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com)- Beberapa hari terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) gencar menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap berjualan di trotoar jalan raya.

Para PKL dilarang berjualan di sepanjang ruas jalan protokol kota mulai dari Alun-alun Bangkalan, Pacinan, didepan RSUD Syamrabu dan Stadion Gelora Bangkalan (SGB).

Penertiban itu memantik respon Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Hotib Marzuki. Menurut dia, sebelum melakukan penertiban seharusnya Pemkab Bangkalan menyediakan tempat bagi para pedagang menengah ke bawah tersebut.

“Harus balance, artinya kalau melakukan penertiban harusnya juga disediakan tempat, direlokasi,” kata dia.

“Dulu kan ada di Pumara, kalau disana sudah tidak mendukung harus ada alternatif lain,” tambahnya.

Baca Juga  Ini Pemuda yang Biasa Tarik Paksa Tas di Surabaya, Dua Kakinya Ditembak
Loading...

Politisi PKB itu mendukung langkah Pemkab Bangkalan dalam melakukan penertiban PKL jika mereka menyalahi aturan, karena memang dikawasan tertib lalu-lintas dan fasilitas umum tidak boleh ditempati pedagang.

“Sebenarnya kita DPRD Bangkalan mendukung penertiban itu jika para PKL itu memang berjualan di trotoar dan tempat terlarang lainnya,” ucap Hotib.

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Mujiburrahman menyarankan, sebelum melakukan penertiban seharusnya Satpol-PP lebih gencar melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada para PKL agar tidak berjualan ditempat terlarang.

Karena kata polisi Partai Gerindra itu, para PKL juga membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-sehari.

“Seharusnya sebelum penertiban harus lebih banyak sosialisasi agar para pedagang itu paham,” kata politisi Gerindra itu. (*)

Baca Juga  Rapat Dipimpin Luhut, Dua Menteri hingga Bos Swasta-BUMN Genjot Ekonomi Banyuwangi

Repoter: Rusdi

Loading...

Tinggalkan Balasan