Gara-Gara Obat Nyamuk, Warung Terbakar

25

BOJONEGORO (kabarjawatimur.com) – Sebuah warung milik warga Tuban yang berada di Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro hangus terbakar pada malam kemarin sekira pukul 22.00 WIB. Kebakaran itu terjadi diduga karena pemilik warung lupa mematikan obat nyamuk yang masih menyala di dalam warung miliknya.

Korban bernama Marmiasih (28) warga asal Desa Sugihwaras Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban. Akibat terbakarnya warung yang berada di tepi Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, turut Desa Mojosari RT 09 RW 02 Kecamatan Kalitidu, ini pemilik mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kepolisian Sektor Kalitidu menyebutkan bahwa warung yang berukuran 4×6 meter yang terbuat dari kayu dan bambu itu terbakar ketika ditinggal pulang pemiliknya dan diduga api berasal dari bara obat nyamuk bakar. “Menurut korban, kejadian terjadi sekira pukul 22.00 WIB” terang Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat

Loading...
Baca Juga  PT BSI Kirim Tim Tanggap Darurat ke Lokasi Gempa Cianjur

Saat perististiwa terjadi, korban meninggalkan warung dan tutup untuk pulang ke rumah, sedangkan korban sebelumnya menyalakan obat nyamuk bakar di dekat spring bed miliknya yang berada di dalam warung. Menurut keterangan seorang saksi di lokasi kejadian bernama Yoyok (42), asal Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu yang saat kejadian tengah minum kopi di timur warung korban.

Mulanya saksi mendengar suara pletok-pletok dari dalam warung selanjutnya asap mengepul, selanjutnya saksi bersama teman lainnya berusaha menyiram air, namun api bertambah besar. “Kemudian kejadian ini dilaporkan ke Polsek dan BPBD. Tiga unit mobil PMK datang dan sekira pukul 00.00 WIB api bisa dipadamkan,” terang AKP Sugimat.

Baca Juga  Saat Live, Lima Anggota Gengster Diamankan Polisi

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta. “Kami imbau kepada masyarakat agar selalu memastikan keadaan rumah aman dari nyala api saat rumah ditinggalkan,” pesan Kapolsek.

Reporter: Agus Supriyadi, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPembunuh Pengunjung Kafe Ditangkap, Dua Masih Buron
Artikulli tjetërIsmail: Pencabutan Subsidi PLN Tak Tepat

Tinggalkan Balasan