Gara Gara 30 Ribu, Nenek di Surabaya Dipenjara

89

SURABAYA, (Kabarjatim.id)- Mempunyai beberapa kamar namun tidak diperuntukkan sebagaimana mestinya, Nenek di Surabaya ini berurusan dengan unit PPA satreskrim Polrestabes Surabaya.

Diketahui Nenek yang tinggal di Eks lokalisasi Jarak Dolly tersebut menyewakan kamar-kamarnya untuk jasa layanan seksual bagi beberapa pekerja seks komersial (PSK).

Nenek itu bernama, Yunarsih (69) warga Jalan Putat Jaya, Sawahan Surabaya dan diamankan pada, 16 Mei 2019, lalu.

Tersangka memiliki kamar kost yang salah satu kamarnya digunakan untuk kegiatan prostitusi. Apabila ada pekérja seksual yang membawa tamu, tersangka langsung mempersilahkan masuk.

Kanit PPA, AKP Ruth Yeni mengatakan, adanya informasi masih maraknya persewaan tempat atau kamar langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Loading...
Baca Juga  Andikpas Jatim Dapat Remisi Hari Anak Nasional 2022

Diketahui, pelaku menyewakan tempat di Eks lokalisasi Dolly untuk mengambil keuntungan guna untuk menyambung hidup.

“Dia ini punya 5 kamar disitu, kalau durasi bebas artinya sebutuhnya tamu yang datang kalau dia butuh rata-rata sekali main relatif itu jamnya bisa setengah jam dan dipatok 25 sampai 30.000 ribu sewanya,” sebut Ruth Yeni, Minggu (19/5/2019).

Aktifitas tersebut sudah dilakoni oleh Nenek satu cucu ini kurang lebih selama 1 sampai 2 tahun.

Barang bukti yang ikut diamankan, uang tunai Rp.150.000, 1 buah sarung, 1 buah kipas (bambu).

Pelakunya akan dijerat Pasal 2 UU RI No. 21 tahun 2007 tentang
TPPO dan atau 296 dan atau 506 KUHP. (Ekoyono)

Teks foto : Nenek yang ditangkap sewakan kamar untuk PSK.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakGuru di Sumenep Terancam Denda 1 M, atau Penjara 6 Tahun
Artikulli tjetërJudi dan PSK Liar Stasiun Wonokromo di Obok Obok Petugas, Sejumlah Orang Diamankan

Tinggalkan Balasan