Gagal Jambret, Terjun ke Sungai, Tertangkap Babak Belur Dimassa

35

SURABAYA(kabarjawatimur.com) – Dua jambret apes, sesaat setelah beraksi diwilayah hukum Polsek Tandes. Keduanya dibekuk oleh anggota Reskrim yang sedang berpatroli, bahkan keduanya bonyok karena dihajar oleh warga yang mengetahui aksi keduanya.

Dua pelaku tersebut diketahui bernama
Yahya (20) asal Jl.Dupak Masigit Gg. 3 dan Dul Gani (26) asal Jl.Bulak Banteng Gg. Teratai Surabaya.

Dua kuli anggkut PGS tersebut kepada penyidik Polsek Tandes mengaku terpaksa melakukan kerja sampingan tersebut karena membutuhkan uang guna mengganti motor temannya yang ia hilangkan.

“Baru sekali ini menjambret, rencana uang hasilnya buat ganti motor teman yang saya pinjam dan hilangkan”, kata Dul Gani kepada kabarjawatimur.com, Jum’at(04/11/2016).

AKP Oloan Manulang Kanit Reskrim Polsek Tandes mengucapkan, keduanya ditangkap oleh Unit Reskrim dibantu warga setelah menjambret dompet berisi HP milik Willi, pelajar asal Darmo Indah Surabaya didepan Superindo Jl.Raya Satelit, Kamis(03/11/2016) pukul 19.00 Wib.

Loading...
Baca Juga  Ketua Komisi 4 DPRD Tuban Serahkan Bantuan Komputer Kepada SMPN 1 Plumpang

Korban yang saat itu kaget, sehingga berteriak minta tolong sembari mengejar keduanya dibantu warga sekitar. Karena panik kedua jambret tersebut melarikan diri masuk ke Perumahan Darmo Indah.

“Mengetahui ada teriakan jambret, akhirnya Sekuriti perumahan tersebut menutup portal jalan yang dilalui oleh dua pelaku”, kata Oloan.

Saat melintas di jalan yang terportal tersebut, masih kata Oloan, satu pelaku berhasil tertangkap oleh Sekurity dan anggota Reskrim dibantu warga.

Sementara tersangka Dul Gani nekat meloloskan diri dengan terjun kesungai, namun aksi nekatnya tersebut sia-sia karena tetap saja berhasil dibekuk.

“Kedua tersangka sempat babak belur dihajar oleh warga, bahkan salah satunya sempat disiram bensin hendak dibakar oleh warga”, tutup Olowan.

Baca Juga  Duh, Oknum Anggota Satpol PP Kota Surabaya Diduga Jual Barang Sitaan

Kini kedua tersangka dengan merasakan sakit karena dimasa oleh warga terpaksa mendekam dalam jeruji besi Polsek Tandes.

Disamping keduanya petugas juga mengamankan barang bukti berupa, dompet berisi uang Rp. 35. 000, 1 unit HP dan Honda Vario warna putih sebagai sarana bernopol L 2090 PH.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPangarmatim Pimpin Sertijab Danlantamal V Surabaya
Artikulli tjetërBawa Sajam untuk Jaga Diri Malah Masuk Bui

Tinggalkan Balasan