Gagal Beraksi, Dua Spesialis Pecah Kaca Dibekuk

25

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Jambret Spesialis pecah kaca berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya. Dua pelakunya diketahui bernama M. Soleh (41),asal Tenggumung Karya Lor dan Rendy Prasetyo(27) asal Jl. Kalilom Lor Surabaya.

Keduanya tertangkap oleh Polisi bahkan dihadiahi juga bogem mentah oleh warga sesaat setelah beraksi di Jl.Petemon Gg.5 Surabaya pada Selasa (08/11/2016), yang lalu.

Saat akan beraksi tersangka Soleh mengajak Rendy dengan alasan akan pergi ke Kediri dengan tujuan menjenguk anaknya dan tersangka Rendy menerima ajakan tersebut. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB kedua tersangka berangkat dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat nopol AG 2651 DC.

Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto menyatakan, tersangka Rendy membonceng Soleh, keduanya berputar – putar hingga melewati Jl. Petemon Surabaya.

Baca Juga  Bupati dan Ketua DPRD Gresik Kecam Ritual Pernikahan Manusia dan Domba

Saat keduanya melintas di depan toko Paris di Gang 5 tiba-tiba kedua tersangka berhenti setelah melihat mobil barang sedang parkir di depan toko tersebut.

“Mereka terhenti karena melihat Tas dan juga Handphone”, kata Yulianto kepada kabarjawatimur.com, Kamis [10/11/2016].

Loading...

Tanpa berpikir panjang tersangka Soleh turun dari sepeda motor menuju ke mobil barang tersebut kemudian mengambil tablet Advan warna putih dan satu buah tas pinggang, yang sebelumnya tersangka lebih dulu memecahkan kaca mobil.

“Namun apes aksi keduanya dipergoki oleh pemilik mobil tersebut sehingga korban sontak berteriak maling. Kedua pelaku tersebut dalam catatan Polisi sudah beraksi di lima TKP dengan modus pecah kaca”, imbuh Yulianto.

Saat korban berteriak maling tersebut kebetulan terdengar oleh anggota Reskrim Polsek Sawahan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sehingga anggota Reskrim ikut mengejar pelaku dibantu warga, hingga keduanya dapat ditangkap.

Baca Juga  Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Sandiaga Ingin Batik Banyuwangi Miliki Daya Saing

Namun saat kedua tersangka ditangkap, massa yang berkerumun dan tak terima dengan ulah keduanya, memukuli kedua pelaku hingga mengalami luka di wajah kedua pelaku sebelum akhirnya diamankan ke Polsek Sawahan guna untuk penyidikan.

Barang bukti yang disita dari kedua tersangka berupa, sepeda motor Honda Beat nopol AG 2651 TV yang digunakan sebagai sarana, 1 buah tablet merk Advan warna putih dan 1 buah tas pinggang warna hitam.

Kedua pelaku kini mendekam dalam penjara Polsek sawan dan akan dijerat dengan pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya hingga 6 tahun penjara.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher:Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPengacara Suwandi Angkat Bicara, Pertanyakan OTT Kliennya
Artikulli tjetërTetangga Rukun Hisap Ganja, Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan