Fotografer Lepas Edarkan Sabu

35

SURABAYA (kabarjawatimur.com)-Maraknya peredaran narkoba di daerah Simo Gunung Surabaya kemudian ditanggapi serius oleh petugas. Setelah  mendapatkan informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Dukuh Pakis Surabaya disebar untuk melakukan penyamaran.

Hingga petugas berhasil mengamankan Andi Santoso (26) asal Jalan Petemon Barat Surabaya. Andi ditangkap di Jalan Simo Gunung Surabaya saat mengantarkan narkoba tersebut kepada calon pembelinya.

Dari tangannya, petugas mendapatkan klip plastik kecil berisi 3 butir pil ektasi yang disimpan dalam bungkus rokok.

Kepada Polisi yang menangkapnya tersangka
mengatakan jika asasi tersebut didapatkan dari seseorang berinisial K di daerah Petemon Surabaya dan akan diedarkan olehnya di wilayah Simo Gunung .Setelah menangkap Andi petugas tidak berhenti di situ saja guna memberantas peredaran narkoba.

Baca Juga  Satlantas Polrestabes Surabaya Patroli dengan Puluhan Motor Listrik

Berdasakan keterangan tersangka dikorek juga bahwa rekannya yang bernama Cliff Yonathan(22) juga warga Petemon Barat, menyimpan narkoba jenis yang sama.

Petugas bergerak cepat berdasar keterangan Andi, dan mengamankan tersangka Cliff yang seorang fotografer lepas tersebut di rumahnya tanpa perlawanan.

Loading...

Dari tangan Cliff diamankan barang bukti berupa satu buah tas pinggang warna hitam berisi seperangkat alat hisap sabu, 1 bungkus rokok berisi 1 poket sabu-sabu dengan berat 0,32 gram dan 2 butir pil ekstasi jenis Sakura.

Kapolsek Dukuh Pakis Surabaya, Kompol Yhogi Hadi Setiawan mengungkapkan, berawal dari sumber informasi dari masyarakat terutama di daerah Simo Gunung yang menginformasikan kepada petugas tentang marak terjadi peredaran gelap narkoba.

Baca Juga  Dianggap Gagal Kelola Tanaman Tebu, Warga Glenmore Minta Direksi PTPN XII dan Menteri BUMN Turun Lapangan

Tersangka atas inisial nama A S dan C Y, yang kedapatan memiliki dan menyimpan narkotika jenis ektasi lalu keduanya diamankan oleh petugas Reskrim Polsek Dukuh Pakis Surabaya.

“Keduanya mengaku baru dua bulan menjual atau memiliki barang haram tersebut. Petugas juga masih melakukan penyelidikan kemana saja keduanya menjual narkoba tersebut”,kata Yhogi kepada kabarjawatimur.com, Sabtu (24/09/2016).

keduanya kini mendekam di tahanan Polsek Dukuh Pakis Surabaya dan terancam hukuman diatas 15 tahun karena melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis : Ekoyono, Editor: Budi, Publisher : Gunawan

 

Loading...
Artikulli paraprakTawarkan Siswi SMA Jadi PSK via Facebook
Artikulli tjetërKompol Lily Djafar, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya

Tinggalkan Balasan