Foto Laki-Laki Telanjangi Wanita Hebohkan Warga Sampang, Begini Kata Polisi

31
Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S.

SAMPANG, (Kabarjawatimur.com)-
Terkait Viralnya, foto laki-laki telanjangi seorang wanita di Kota Bahari Sampang, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S, mengimbau kepada para pengguna aplikasi Media Sosial (Medsos) di Kabupaten Sampang agar lebih bijak.

Diketahui, Facebook, Instagram dan Twitter digegerkan dengan viralnya video dan foto-foto seorang laki-laki yang menelanjangi seorang perempuan diduga terjadi di kota Bahari Sampang Madura.

Pemilik handphone pintar akan dengan mudah mencari video dan foto-foto yang tidak pantas di lihat masyarakat tersebut lewat aplikasi media sosial Facebook, Intagram dan Twitter.

Para Netizen juga banyak yang menghujat sosok laki-laki dalam video yang dengan tega melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang wanita.

Sebagian Netizen juga menyalahkan oknum yang merekam video tersebut seperti pemilik akun Puspa yang mengomentari kiriman akun FB dengan nama Mas Gendhon.

Baca Juga  DPRD Surabaya Minta Dispendik Bijak Sebelum Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan

“Begitu memperoleh laporan dari anggota tentang beredarnya video tersebut langsung saya memerintahkan seluruh anggota khususnya anggota Sat Reskrim Polres Sampang dan para Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres Sampang untuk mengusut tuntas para pelakunya,” sebut Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S. S.IK, MH Jum’at (14/02/2020).

Loading...

Didit juga berpesan kepada seluruh pengguna aplikasi Facebok, Instagram, Twitter dan aplikasi lain  khususnya yang berada di kota Bahari Sampang untuk bijak dalam menggunakan media-media tersebut.

“Semua pengguna aplikasi media sosial wajib mematuhi ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang telah dirubah dan ditambah sebagaimana Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomer 11 tahun 2008” tambah AKBP Didit Bambang Wibowo.

Baca Juga  Kadis Disbudpar Surabaya Berikan Keterangan ‘Labil’ Terkait Perwali 33 Tahun 2020

Warga Sampang juga diminta untuk selalu bijak menggunakan media sosial. Jangan pernah mengirim atau membagikan kontens-kontens video maupun gambar pornografi serta video atau gambar ujaran kebencian (Hate Speech).

Apalagi, Uploadnya bertujuan untuk menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu dan atau kelompok masyarakat dalam bentuk penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi, penghasutan.

Semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial di kawasan Kabupaten Sampang.

“Polres Sampang dan Polsek-Polsek jajaran tidak akan segan-segan menjerat oknum-oknum yang akan merusak kondusifitas Kamtibmas Kabupaten Sampang tersebut dengan UU ITE,” tutup Didit. (*)

Reporter : Rara

Loading...

Tinggalkan Balasan