Forum Mantan Narapidana Tambang Desak Polresta Banyuwangi Pelototi Armada Dumptruk Anggota AAMBI

68
Rudy Jose. FOTO:Istimewa

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Forum Mantan Narapidana Tambang mendesak Polresta Banyuwangi, untuk memelototi dumptruk anggota Asosiasi Armada Banyuwangi (AAMBI). Karena mereka disinyalir sering menjadi pembeli material pasir ilegal atau curian.

“Mereka juga sering melanggar Undang-Undang lalu lintas, muatan melebihi tonase, tidak sesuai uji kir kendaraan, banyak pelanggaran yang dilakukan oknum anggota AAMBI,” ucap Ketua Forum Mantan Narapidana Tambang, Jose Rudy, Selasa (28/4/2020).

Di Banyuwangi, lanjutnya, juga marak praktik pertambangan galian C ilegal. Dan selama ini mereka bisa bebas beroperasi.

Kedua fakta tersebut dianggap sebuah bukti ketidak adilan hukum bagi Rudy dan seluruh anggota Forum Mantan Narapidana Tambang.

Loading...

“Polisi harus bertindak tegas, kalau kami dijadikan tersangka kenapa mereka bebas nambang, armada juga tidak ditangkap ketika membeli material ilegal,” ungkapnya.

Baca Juga  Kurir Catering Dibekuk Polisi Diparkiran Motor

Rudy juga berkomentar terkait sikap AAMBI dalam menyikapi somasi MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi, terhadap praktik normalisasi sungai ilegal di Dam Takir, Desa Balak, Kecamatan Songgon.

“AAMBI tidak boleh keras kepala, gak boleh mentang-mentang anggotanya banyak terus salah ngotot, bagaimana pun normalisasi ilegal itu salah, apalagi jika pasir dijual belikan, yang beli juga salah. Dan kalau ngomong kekuatan, saya juga punya supporter ribuan, kalau uji nyali gak ada rasa takut,” cetus pria yang juga Manajer Persewangi Banyuwangi ini. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakPSBB, Pembuatan SIM Tutup Semua, Bagaimana jika Ada Razia!
Artikulli tjetërMasyarakat Sampang Dihebohkan Seorang Warga Positif Covid-19

Tinggalkan Balasan