Fatoni Golkar: Sejatinya Kader adalah yang Mau Menjadi Pejuang Kemanusiaan

45
Golkar Surabaya
Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fatoni memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Golkar Jatim, Sarmuji.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com)
Golkar Surabaya mengajak para kader mau mendarmabhaktikan hidupnya untuk rela mengurusi kepentingan masyarakat melalui partai politik. Karena sejatinya dengan mau melibatkan diri dengan kepentingan masyarakat, hal itulah yang sejatinya disebut sebagai kader.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fatoni disela penutupan kegiatan Kemah Kegolkaran selama dua hari di Trawas, Rabu (20/10) sampai Kamis (21/10).

Menurutnya, nilai kerelaan warga tersebut harus dibalas dengan terus mengasah kemampuan kader dengan pendidikan politik yang berkesinambungan. Hal itu dilakukan demi meneguhkan kembali doktrin karya kekaryaan kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar se-Kota Surabaya.

” Tujuanya, agar menghasilkan kader-kader yang bisa menjadi pejuang kemanusiaan, karena hakikat kerja politik adalah kerja kerja kemanusiaan,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arief Fatoni, Jumat (22/10), kembali mempertegas.

Partai politik, lanjut Fatoni, adalah produsen pemimpin, maka partai politik harus terus mengasah dan meningkatkan kemampuan kader agar tidak tergilas dengan perubahan yang terus bergerak. Karena pengetahuan itu laksana pisau, yang terbuat sejak awal dengan tajam. Namun, jika tidak diasah lama- lama akan tumpul, demikian dengan pengetahuan manusia.

Baca Juga  Pramuka Lamongan Serahkan Bantuan Korban Banjir

“Jika tidak diasah dengan nutrisi pengetahuan, maka lama lama akan menurun kemampuan analisanya. Jika sudah demikian akan menghasilkan kesimpulan yang keliru dan gagap harus berbuat apa untuk masyarakat,” tandas Ketua Fraksi DPRD Kota Surabaya ini.

Loading...

Politisi muda partai ini menambahkan, pihaknya tidak ingin hanya menjadi partai electoral yang hanya hadir 5 tahun sekali. Fatoni menginginkan Golkar Surabaya menjadi organisasi politik yang menghasilkan kader kader berkualitas yang siap dikaryakan untuk bangsa dan Negara.

“Sehingga masyarakat menjadikan Partai Golkar yang berusia 57 tahun ini menjadi tempat menitipkan aspirasi, menitipkan kehendak arah pembangunan di kota Surabaya,” sambung anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini.

Untuk diketahui, kegiatan kemah kegolkaran yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Surabaya dengan mengusung tema ‘Pendidikan Politik dan Kemah Kegolkaran Kerja Untuk Indonesia’ merupakan rangkaian HUT Partai Golkar ke-57 yang jatuh pada 20 Oktober.

Baca Juga  Terduga Hakim OTT, Humas PN Surabaya: Ada di Polda Jatim

Selain Kemah Kegolkaran, untuk menyemarakkan HUT Partai Golkar, DPD Golkar Kota Surabaya juga mengadakan kegiatan seperti lomba dan kegiatan lainnya. Seperti lomba giveaway Ketua Umum Partai Golkar untuk 57 pemenang.

Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Kegolkaran, Dian Jennie Cahyawati mengatakan, acara yang dilaksanakan selama dua hari, diikuti oleh 300 pesert dari pengurus Golkar Surabaya.

“Kami sangat berharap sekali, dengan pendidikan politik ini akan semakin membuat kader mantap dalam mengimplementasikan diri, seperti apa sih menjadi kader itu. Artinya harus bisa menjalankan apa yang sudah digariskan oleh partai. Tentunya kepentingan masyarakat, harus yang didahulukan,” beber Jennie. (*)

Reporter: Gita Tamarin                                    Editor: Rizky Rahim

Loading...
Berita sebelumyaPengusaha Kost-kostan Nyambi Jualan Obat ‘Gedek’
Berita berikutnyaPT KAI Perbolehkan Anak Usia dibawah 12 Tahun Naik Kereta Api

Tinggalkan Balasan