Faida Hanya Berjabat Tangan dengan Salam, yang Lain Ditolak

4441
Tangkapan layar debat paslon cabup-cawabup disiarkan langsung JTV Surabaya.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Debat publik paslon Pilkada Jember, Minggu malam (15/11/2020) disiarkan secara langsung oleh JTV dan beberapa stasiun radio, tv lokal, serta streaming melalui platform YouTube.

Ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati datang dengan memakai kostum masing-masing.

Faida memakai baju merah putih seperti dipakai saat pencalonan 5 tahun lalu dan Vian memakai baju putih berkopiah dan bercelana hitam.

Sementara paslon nomor 2 Hendy Siswanto-Gus Firjaun kompak berkopiah berbaju koko putih dan bersarung biru. Paslon nomor 3 tampil ala anak muda, Salam berkaos merah berjaket sewarna dan Ifan berkaos berjaket kuning.

Debat dimulai setelah prosesi sambutan dari penyelenggara Pilkada yang diwakili Ketua KPU Jember Muhammad Syaiin. Ada 3 sesi debat antar paslon yakni penyampaian visi misi masing-masing paslon, tanya jawab antar paslon dan sesi terakhir penyampaian pesan penutup antar paslon.

Baca Juga  Sertijab, Kapolres Tulungagung Kini Dijabat AKBP Handono Subiakto

Disamping sesi debat yang sangat menarik penyampaian ide-ide cerdas dari paslon dan tanya jawab antar paslon ada kejadian yang janggal diakhir acara. Usai penyampain closing statement (pesan penutup) antar calon dan pembawa acara mempersilakan berjabat tangan.

Paslon Hendy Siswanto-Gus Firjaun kemudian berinisiatif untuk berjabat tangan dengan rival debatnya. Hendy mendatangi pasangan Faida-Vian untuk berjabat tangan dengan ala protokol kesehatan. Sedangkan Gus Firjaun mendatangi pasangan Salam-Ifan untuk berjabat tangan.

Loading...

Hendy tanpa kendala berjabat tangan dengan Vian. Sedangkan saat giliran mengajak berjabat tangan Faida, Hendy menyodorkan tangannya hingga beberapa saat namun tak disambut. Faida kemudian hanya mengisyaratkan salam dengan menangkupkan kedua telapak tangannya di dada.

Perlakuan berbeda saat Salam mengajak Faida jabat tangan. Dengan ringan Faida menyambut permintaan Salam. Ifan pun sebagai pasangan Salam, Faida tidak mau berjabat tangan.

Baca Juga  KUD Tri Jaya Sraten 'All Out' Dukung Yusuf-Riza

Menurut Hadi salah satu warga Jalan Bondoyodo usai nobar debat mengatakan Faida tidak seharusnya tidak seperti itu.”Padahal panitia debat telah mewajibkan setiap pasangan calon dengan memakai alat pelindung diri lengkap dari sarung tangan karet hingga pelindung wajah (face shield),”katanya.

“Sehingga tidak selayaknya Faida menolak jabat tangan. Harusnya Faida menunjukan kenegarawananya kepada masyarakat bukan baper seperti itu,” sambungnya.

Hadi kemudian malah mengatakan dirinya makin bulat tidak akan memilih pasangan yang tidak dewasa dalam berpolitik. Namun saat ditanya kepada siapa akan memilih dirinya merahasiakan.

”Paslon 2 dan 3 bagus tadi dalam debat tapi saya mau milih siapa, ya rahasia dong,” pungkasnya.

Reporter: Rio

Loading...

Tinggalkan Balasan