Erick Thohir: Regenerasi Kepemimpinan di BUMN Tersistem Bukan Asal Comot

76
Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir

JAKARTA (Kabarjawatimur.com) Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan regenerasi kepemimpinan yang terjadi di masingmasing perusahaan pelat merah merupakan salah satu langkah besar transformasi di bidang human capital.

Maka dari itu, setiap perusahaan dan Kementerian BUMN diwajibkan untuk menyiapkan talent pool yang terdiri dari pemimpin muda agar keberlanjutan kepemimpinan dapat terus berjalan.

“Regenerasi kepemimpinan tersistem, bukan yang asal comot,” jelas Erick.

Erick mengatakan restrukturisasi dan regenerasi kepemimpinan di setiap perusahaan dan anak usaha telah sesuai dengan kompetensi dan model bisnis. Di mana masing-masing perusahaan terus menyiapkan top talent, sebagai transformasi di bidang human capital untuk menyiapkan top leader BUMN.

“Allah SWT memberikan kita kepintaran dan hasil karya yang luar biasa, tapi dengan keterbatasan umur. Itu yang saya tekankan di BUMN harus ada regenerasi kepemimpinan, new leadership,” ujar Erick.

Erick juga memiliki target transformasi human capital di tubuh BUMN, dengan menempatkan 15 persen posisi direksi pada kaum perempuan dan 10 persen kursi pimpinan diisi oleh generasi muda di tahun 2023. Transformasi ini menjadi angin segar dan atmosfir baru, yang belum pernah terjadi sebelumnya di BUMN.

Baca Juga  Salip Ketum-ketum Parpol, Elektabilitas Erick Thohir 'Pole Position' di Pilpres 2024

“Karena itu sekarang banyak direksi di BUMN umurnya di bawah 42 tahun. Jumlahnya kian hari kian banyak. Tahun ini baru 5%, tapi di 2023 direktur muda di BUMN minimal 10%,” ucap mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Di samping itu, Erick percaya dengan kolaborasi antara pemimpin muda dan senior dapat mendorong perusahaan pelat merah menjadi korporasi bertaraf internasional (global company) yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia pun memberikan beberapa contoh dari program dan kebijakan regenerasi kepemimpinan yang telah berjalan di tubuh BUMN.

Loading...

Di antaranya adalah BUMN Muda, sebagai wadah pemimpin muda BUMN untuk menyatukan gagasan, mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi agar berkontribusi aktif sebagai agen perubahan dan menjadi pemimpin generasi baru di BUMN di masa mendatang.

BUMN Muda kemudian melahirkan beberapa program unggulan seperti program BUMN Muda Mentorship, BUMN Muda Summit dan CEO Muda Rumah BUMN, yang merupakan kolaborasi lintas generasi. Tak hanya di lingkungan BUMN, Erick juga membuat terobosan untuk meningkatkan kualitas generasi muda secara umum agar bisa produktif, adaptif dan berdaya saing global.

Baca Juga  Punya Segudang Prestasi, Surya Paloh Sebut Erick Thohir Rising Star

Hal itu dilakukan dengan memfasilitasi para generasi muda dalam menghadapi ragam tantangan yang hadir di era disrupsi saat ini. Seperti halnya program Santri Magang di BUMN dan Mahasiswa Magang Bersertifikat, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada para santri serta mahasiswa sebelum memasuki lingkungan kerja atau kewirausahaan.

Demikian juga program #Muslimleaderpreneur agar potensi pemuda muslim yang besar bisa dioptimalkan dengan baik untuk membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Ekosistem ini yang kita dorong bagaimana ekosistem ini bisa mendukung ide-ide kreatif atau anak-anak muda Indonesia berkarya. Karena ini momentum penting,” tutur Erick yang juga Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Sebagaimana diketahui, peningkatan talenta adalah satu dari lima hal yang menjadi prioritas di Kementerian BUMN. Hal itu dilakukan dengan mengedukasi dan melatih tenaga kerja, mengembangkan SDM berkualitas, profesionalisasi tata kelola dan sistem seleksi SDM di lingkungan BUMN.

Kementerian BUMN juga memfokuskan CSR atau Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan agar pembangunan SDM di masyarakat menuju Indonesia Emas 2045 berjalan dengan maksimal. (KJT1)

Loading...
Artikulli paraprakBupati Bojonegoro Buka Turnamen Bulutangkis Antar Mahasiswa
Artikulli tjetërPulihkan Ekonomi, Airlangga Hartarto Tak Henti Bantu Nakes dan Pelaku UMKM di Masa Covid

Tinggalkan Balasan