Emosi, Waria Siramkan Sayur Pedas ke Wajah Anak Tetangga Kos

19

SURABAYA (kabarjawatimur.com) –  Apa yang dilakukan Luluk alias Sariman (50) tidak patut ditiru dan juga sungguh keterlaluan. Waria yang tinggal di Jl.Pakis Sidokumpul Surabaya ini tega menyiram sayur padang pedas ke wajah OS (10) yang masih tetangga kosnya.

Aksi kekerasan terhadap anak di bawah umur ini berawal ketika Luluk sedang menyapu di depan kamar. Tiba-tiba korban datang dan terkena sapu yang dipegang tersangka. Terkena sapu, korban marah dan menangis.

“Diduga kesal terkena sapu, korban marah dan tidak lama kemudian membawa satu botol air yang langsung disiramkan ke kasur tersangka,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno kepada kabarjawatimur.com, Kamis (4/1/2017).

Baca Juga  Zero Stunting, DPRD Bojonegoro Laksanakan Kunjungan Kaji Banding di Kota Semarang

Mendapat perlakukan nakal dari bocak SD itu, tersangka Luluk yang tidak lain sorang waria di Kembang Kuning memendam emosi. Puncaknya, keesokan harinya tersangka Luluk memarahi saat korban duduk di ruang tamu rumah kos.

Loading...

Dimarahi tersangka, tidak membuat korban takut. Sebaliknya korban justru mengejek dengan menjulurkan lidah di hadapan tersangka. Di hadapan polisi, Luluk membantah melakukan penganiayaan dengan menyiram sayur padang pedas ke wajah korban.

Dirinya hanya mengusapkan sayur ke wajah korban dan itu bukan sayur pedas.. “Saya hanya menakut-nakuti karena kesal dengan tingkah laku korban. Anaknya memang nakal dan sering mengejek saya,” jelas Luluk.

Melihat ulah korban yang nakal, Luluk tidak bisa menahan emosi. Tersangka langsung mencakar mulut korban dengan tangan kanan. Setelah itu, tersangka mengambil sayur padang pedas dan diusapkan ke wajah korban

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Serahkan 93 SK PPPK Guru Pada Tahap II

Mendapat siraman sayur padang pedas di wajah, membuat korban meronta kesakitan. Tangis korban juga langsung meledak lantaran perlakuan kasar dari tersangka.

Melihat  anaknya mendapat penganiayaan, orangtua OS tidak terima dan melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Surabaya. Atas laporan itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya turun tangan ke rumah kos tersangka.

“Kami menangkap tersangka di rumah kosnya dan langsung membewa ke Mpolrestabes (Surabaya) untuk melakukan penyidikan,” tutup Bayu.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

 

Loading...
Artikulli paraprakPengguna Aset PT KAI Mulai Ditertibkan
Artikulli tjetërTewas Pakai Handset Sambil Tidur

Tinggalkan Balasan