Ejek Pantia P3D Via Medsos, Warga Banter-Gresik Diseret ke Persidangan

39

GRESIK, Kabarjawatimur.com – Gara-gara mengejek panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) via media sosial (medsos), Abdul Rouf (39) warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik akhirnya diseret ke persidangan.

Ejekan pria yang sempat mengikuti seleksi perangkat desa dan dinyatakan tidak lolos ini, berawal dari tudingan atas dugaan kecurangan yang dilakukan oleh panitia P3D Desa Banter. Dia lalu memposting foto panitia P3D di facebook dengan caption bernada cemoohan.

Setelah melakukan gelar perkara dia akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Eletronik). Kini perkara tersebut telah dinyatakan lengkap dan memasuki pelimpahan tahap dua. Oleh polisi, berkas dan tersangka Abdul Rouf diserahkan ke JPU Kejari Gresik pada Senin (13/05/2019).

Baca Juga  Dini Hari, Gudang Mebel di Manukan Surabaya Terbakar
Loading...

Kasi Pidum Kejari Gresik Edrus mengatakan, perkara UU ITE yang menjerat tersangka Abdul Rouf ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama.

“Kini sudah memasuki pelimpahan tahap dua, dan secepatnya akan kita limpahkan ke pengadilan,” ujar Edrus.

Dijelaskan, perbuatan yang dilakukan oleh tersangka ini dinilai telah melanggar pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU no. 19 tahun 2016 tentang ITE. Meski begitu tersangka tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

“Setelah berkas kita limpahkan ke pengadilan, nanti tergantung keputusan dari Hakim seperti apa,” pungkas Edrus.

Diketahui, sebelumnya tersangka Abdul Roud ini pernah terjerat kasus hukum pada tahun 2004. Dia pun harus mendekam di Rutan Medaeng selama 3 bulan karena melakukan tindak pidana penggeroyokan.

Baca Juga  FORTAB Tantang Gus Riza Soal Program Bedah Rumah

Reporter: Azharil Farich
Editor: Rizky

Teks foto : Tersangka Abdul Rouf saat diserahkan ke penyidik Kejari Gresik

Loading...

Tinggalkan Balasan