Dulu Pemakai Sabu, Keluar Penjara Malah Jadi Pengedar

58
Sugianto dan Bb bersama Wakasat Narkoba Kompol Anton (kiri).

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Sugianto Samesi (50) warga Jl. Karang Menjangan Gubeng kini kembali berurusan dengan petugas dan mendekam dibalik jeruji besi penjara Polrestabes Surabaya. Hal itu setelah diringkus Satnarkoba Polrestabes Surabaya .

“Saya hanya disuruh menjualkan, per poketnya 125 ribu saya untung 25 ribu perpoket dan uangnya buat tambahan kebutuhan sehari-hari,” kata tersangka Sugianto Samesi, saat diamankan di Polrestabes Surabaya, Kamis (22/9/2016).

Tukang batu yang baru keluar dari Lapas (Lembaga Pemasyarakatan ) Pamekasan pada Desember 2015 itu awalnya dipenjara karena memakai sabu. Namun selepas keluar penjara dirinya malah nekat menjadi pengedar. Akibatnya kini dia bakal kembali masuk penjara setelah diringkus Satnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya karena menjual narkoba.

Baca Juga  Kolaborasi Apik Binda, Dinkes dan PC Muslimat NU Jember Gelar Vaksinasi Berhadiah Migor

“Pelaku ini merupakan residivis dalam kasus yang sama, dan dia baru keluar dari Lapas Pamekasan,” kata Kompol Anton Prasetyo Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya kepada kabarjawatimur.com, Kamis (22/09/2016) di Mapolrestabes Surabaya.

Loading...

Anton melanjutkan, terungkapnya kasus berawal dari informasi masyakat yang mengetahui bahwa di rumah tersebut kerap kali di jadikan tempat transaksi penjualan narkoba. Pengakuan pelaku ia mendapatkan barang haram dari teman dekatnya yang berinisial R yang kini masih menjadi DPO ( Daftar Pencarian Orang ).

“Petugas masih melakukan pengembangan dengan melakukan pengejaran terhada R yang selama ini yang menyuplai barang haram tersebut,” imbuh Anton.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 23 paket plastik kecil berisi narkoba jenis sabu seberat 8,98 gram, satu paket plastik kecil berisi narkoba jenis sabu seberat 2,36, satu paket plastik kecil berisi serbu warna hijau yang diduga natkoba jenis inex seberat 0,33 gram, 2 buah pipet kaca kosong, 4 lembar plastik klip kosong, uang tunai senilai 175 ribu rupiah dan satu buah HP.

Baca Juga  Empat Desa di Kecamatan Soko Tuban Akan Ikuti Pilkades Serentak 2022

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakProgram Guruku Inspirasiku, Astra Serahkan 1500 Pasang Sepatu
Artikulli tjetërIKIP Budi Utomo Gelar Prosmaba, Diikuti 835 Mahasiswa-Mahasiswi

Tinggalkan Balasan