Dukung Salah Satu Paslon di Pilbup, Oknum ASN Satpol PP Gresik Disemprit Bawaslu

77
Surat panggilan dari Bawaslu Gresik yang dilayangkan kepada oknum pejabat Satpol PP berinisial MA. (istimewa).

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Lantaran membuat status di medsos yang terindikasi mendukung salah satu bakal paslon di Pilbup Gresik, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Satpol PP Gresik berinisial MA akhirnya disemprit oleh Bawaslu Kabupaten Gresik.

Pria yang menjabat sebagai Kabid Linmas Dinas Satpol PP Gresik ini lalu dipanggil dan datang pada Jumat (29/8/2020). Dia lalu dimintai klarifikasi terkait postingannya di medsos dan story whatsapp. Sebab, sesuai aturan ASN seharusnya bersikap netral.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik M Imron Rosyadi ketika dikonfirmasi membenarkan, bila pihaknya telah memanggil oknum ASN berinisial MA, karena adanya indikasi dukungan terhadap salah satu bakal paslon di Pilbup Gresik 2020.

Baca Juga  Ormas Hingga Togamas Banyuwangi Sepakat Tolak Anarki

“Kita hanya ingin meminta klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Apa betul akun medsos dan nomor WA itu miliknya. Tenyata yang bersangkutan mengakui memang itu akun dan nomor miliknya,” katanya, Sabtu (29/8/2020).

Loading...

Imron menegaskan, atas sikap MA yang dikategorikan melanggar netralitas pemilu ini, pihaknya lalu berkirim surat ke Komisi ASN dan Dinas Satpol PP. Dia pun berharap bila MA terbukti melanggar, maka harus diberikan sanksi yang tegas.

“Waktu kita panggil yang bersangkutan juga kita kasih sosialisasi tentang aturan ASN. Termasuk kita tanyakan, apa memang yang bersangkutan gak tahu aturan tersebut atau sengaja membuat status itu,” pungas Imron.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hassan ketika dikonfirmasi membenarkan, bila ASN berinisial MA itu memang bawahannya. Dia pun mengetahui perihal pemanggilan MA oleh Bawaslu Gresik.

Baca Juga  14 Pelaku Judi Sabung Ayam 'Bebas', Polisi: Bukan Bebas Tapi Ditangguhkan

“Iya memang betul yang dipanggil Bawaslu Gresik itu bawahan saya. Dia juga sudah kita tegur agar tetap bersikap netral di Pilbup kali ini. Karena statusnya masih ASN aktif,” ujar Abu Hassan. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan