Dukung Kebijakan Pemerintah, PT Wilmar Gelar Bazar Migor Satu Harga

56
General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andy Mahmud dan Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak panik dan berlebihan dalam membeli minyak goreng.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan ‘minyak goreng satu harga’ yang ditetapkan pemerintah, PT Wilmar Nabati Indonesia menggelar bazar di halaman perusahaan dan operasi pasar.

Dalam kegiatan bazar pada Kamis (3/2/2022) Wilmar menjual minyak goreng seharga Rp 14 ribu perliter. Hal ini pun disambut antusias masyarakat di wilayah ring satu. Tak sampai 2 jam, sebanyak 1.000 liter minyak goreng yang disediakan oleh perusahaan ludes.

Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes mengatakan, kegiatan operasi pasar ini digelar sebagai bentuk dukungan Wilmar pada pemerintah yang telah menerapkan kebijakan minyak goreng satu harga.

“Meski saat ini harga bahan baku minyak goreng mengalami kenaikan, namun kami tetap mendukung dan mengamankan kebijakan pemerintah,” ujar Ridwan.

Pada operasi pasar kali ini, Wilmar telah menyiapkan sedikitnya 1.000 liter minyak goreng yang terbagi kedalam dua merk yakni Sania dan Fortune. Untuk merk Sania bisa dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp 14 ribu perliter sedangkan untuk merk Fortune kemasan ekonomis dijual Rp 13.500 perliter.

Baca Juga  Bawa Ratusan Miras, Pasutri di Surabaya Berurusan dengan Polisi

“Kegiatan operasi pasar ini akan terus kami lakukan, baik di sekitar perusahaan maupun di desa-desa melalui kerjasama dengan pemerintah daerah maupun provinsi,” ucapnya.

Loading...

Ridwan berharap melalui operasi pasar ini fenomena “panic buying” yang saat ini tengah terjadi bisa segera normal. Sehingga masyarakat tidak perlu membeli minyak goreng dalam jumlah banyak yang justru akan membuat warga lain tidak kebagian.

“Dalam melakukan operasi pasar ini sama sekali tidak mempengaruhi supply kami ke pasar ritel,” jelasnya.

Sementara itu, General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andy Mahmud menambahkan, demi tertibnya kegiatan bazar minyak goreng satu harga, maka setiap warga hanya boleh membeli dua liter minyak goreng. Selain itu pembeli juga diwajibkan membawa KTP untuk didata identitasnya.

Baca Juga  Ratusan Motor Hasil Curian Ngandang di Polda Jatim

“Kami melakukan screening kepada pembeli agar tidak ada yang membeli lebih. Sehingga semua bisa kebagian,” kata Andy.

Disamping itu pihaknya juga melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi setiap pembeli yang datang. Diantaranya mengecek suhu tubuh, menyemprotkan hand sanitizer, mengatur tempat duduk agar berjarak dan mewajibkan penggunaan masker.

“Wilmar tidak akan berhenti disini saja, bersama pemerintah kami akan terus keliling dan mengurai permasalahan tingginya harga minyak goreng,” tandasnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakWanita Bangkalan Minta Pihak RS. Soetomo Lepas Alat Bantu Patah Tulang Portebel
Artikulli tjetërTergiur Vespa, Pria ini Nekat Dorong Milik Orang Lain

Tinggalkan Balasan