Dukun Palsu Embat Motor

13

SURABAYA(kabarjawagimur.com)- Berbekal menyaru sebagai dukun dan bisa menggandakan harta, Teguh (30), warga asal Jl. Cilincing, Jakarta Utara berhasil melakukan penipuan. Dia diciduk oleh Unit Resmob Satreksrim Polrestabes Surabaya di salah satu hotel di Surabaya.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno menjelaskan, dalam beraksi, tersangka terlebih dahulu berkeliling untuk mencari korban.

Setelah menemukan target, tersangka kemudian menghampiri korban dengan berpura-pura bertanya alamat sangkal putung atau tukang pijat patah tulang.

Setelah berkomunikasi dengan calon korbannya, Teguh mulai menjalankan aksinya. Dia mengaku kepada korbannya jika dia dukun yang bisa mengobati segala penyakit.Teguh juga mengatakan jika korban memiliki penyakit dan pelaku bisa menarik penyakitnya hingga sembuh.

Baca Juga  Lapas Pamekasan Digeledah Petugas Gabungan dan BNNP Jatim

“Modusnya, tiba-tiba tersangka mengeluarkan paku dari dalam mulutnya, yang sebelumnya paku tersebut sudah dimasukkan ke dalam mulutnya tanpa korbannya mengetahui”, kata Bayu kepada kabarjawatimur.com, Sabtu(22/10/2016).

Loading...

Masih kata Bayu, korbanpun semakin dibuat percaya jika dia memiliki jimat yang bisa digunakan untuk kesuksesan dan pengobatan.

Namun untuk mendapatkan jimat itu, tersangka diminta untuk menjalankan ritual.

Tersangka ini meminta korban membuang paku yang diperoleh dari mulutnya dengan melangkah sebanyak 333 ke arah berlawanan.

Kerana sudah terpengaruh kepada Teguh, korban lantas melakukan apa yang diperintahkannya. Korban juga diminta untuk meletakkan dompet, hp di dalam jok sepeda motor korban yang lengkap dengan kuncinya.

Baca Juga  Dua Pencuri HP, Satu Lepas Tak Terbukti Terlibat

Kepada petugas Teguh mengaku baru sekali melakukan aksinya di Surabaya. Namun di Jakarta dukun palsu ini telah beraksi sebanyak dua kali.

Dia datang dari Jakarta pada Sabtu lalu, setelah menginap di hotel V3, lalu pada hari Minggu pelaku mulai melakukan aksinya membawa motor Honda Vario warna coklat milik Noval Fatur Adriansyah warga Jl.Gadel, Tandes.

“Dalam beraksi saya dibantu rekan yang kini buron, perannya sebagai penjual motor yang berhasil diambil”,kata Teguh.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakKonsumsi Sabu, Pengguna dan Pengedar Ditahan
Artikulli tjetërTertangkap Basah, Maling Babak Belur Dimassa

Tinggalkan Balasan