Duh, Rossi Tertangkap Jambret Usai Mabuk Bersama Dua Rekanya

45
Tiga pelaku yang diamankan Polsek Rungkut.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Begal juga perampas handphone (HP) dikawasan Merr, Rungkut Surabaya yang diamankan Polisi, mengaku beraksi saat sedang mabuk miras.

Mereka juga mengaku, jika nantinya uang penjualan barang akan digunakan untuk membeli minuman keras (miras).

Tersangka, Budi Rossi (24) asal Jalan Brebek I-G, yang juga residivis kasus pencurian yang baru keluar penjara membenarkan jika dia dan dua pelaku lainnya kerap mabuk saat beraksi.

Begitu pula saat ketiganya diamankann Reskrim Polsek Rungkut sesaat setelah melakukan perampasan.

“Gara-gara mabuk minuman terpengaruh alkohol lalu berniat mencari sasaran. Rencana kalau dijual mau buat bayar hutang dan mabuk,” aku pelaku Rossi.

Dua pelaku lain, Toreta Yuniawan (31) asal Jalan Panduk Surabaya dan Satria Bagus Pratama (19) asal Jalan Tambak Sumur Waru Sidoarjo, mengamini kata-kata Rossi.

Diketahui, kawanan ini pada, Minggu tanggal 23 Januari 2022 sekira pukul 04.00 WIB melakukan pencurian dengan kekerasan di Jalan Penjaringansari Surabaya tepatnya di depan kantor Graha YKP atau akses Merr.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

Berawal saat korban, Dafi, Dika dan Ramdan berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah dan juga teman korban yang lain Nanda dan Irsad) berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario dari arah Pondok Chandra melintas Jl. Ir. Soekarno Surabaya hendak pulang menuju rumah di Jalan Kedung Baruk Surabaya.

Setelah melewati jembatan perbatasan Surabaya-Waru Sidoarjo korban (Dafi, Dika dan Ramdan) yang mengendarai sepeda motor Honda Beat ditabrak dari arah belakang samping kanan sepeda motor yang saat itu pengendaranya juga berboncengan 3 orang.

Loading...

Akibat tabrakan tersebut korban terpental dari sepeda motor dan mengalami luka, disaat itu pula teman lainnya didatangi oleh tersangka Rosi yang menyalahkan korban karena menabrak temanny dan pelaku menggertak dan mengatakan akan membawa mereka ke kantor polisi,” sebut Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Joko Susanto, Selasa (1/2/2022).

Lalu, tersangka Rosi menyuruh tersangka  Toreta membawa sepeda motor korban yang telah mengalami kecelakaan beserta korbannya. Disaat itu pula tersangka Satria mendatangi teman korban (Nanda dan Irsad) lalu memukul sebanyak 1 kali ke Nanda.

Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

Kemudian, tersangka Toreta dan Rosi membawa korban juga sepeda motor dengan alasan menuju kantor Polisi. Namun tersangka  Toreta yang membonceng korban (Dafi dan Dika) tidak menuju kantor Polisi melainkan membawa kedua korban ke arah Jalan Penjaringansari.

“Tepatnya di depan kantor Graha YKP kedua korban diturunkan oleh tersangka lalu tersangka menanyakan kepada kedua korban mengapa menabrak temannya, kemudian tersangka secara paksa memukul dan juga mendorong guna merebut HP,” tambah Joko.

Bersamaan, Opsnal Polsek Rungkut sedang melintas, melihat ada orang berteriak meminta tolong, mendengar hal tersebut opsnal Polsek Rungkut segera mendatangi korban dan menjelaskan kronologisnya dan tersangka Rossi dibekuk.

Pengembangannya, pada Minggu, 23 Januari 2022 sekira pukul 15.00 WIB tersangka Toreta dibekuk ditempat persembunyiannya didaerah Medokan Ayu Rungkut, berikut barang bukti sepeda motor Honda Beat Nopol L-4720-AK, dan 1 buah HP milik korban.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakCleaning Service Penghafal Al-Qur’an itu Kini Daftar Polisi
Artikulli tjetërHimpun Aspirasi Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Gelar Forum Konsultasi Publik

Tinggalkan Balasan