Dugaan Penipuan CPNS di Surabaya, Kasusnya Ditangani Polrestabes

93
Ilustrasi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Kasus dugaan penipuan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya, tengah diselidiki oleh Polrestabes Surabaya.

Sementara ini, dugaannya ada 9 orang yang diduga menjadi korban penipuan tersebut dengan kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Kasus penipuan itu diketahui menimpa seorang berinisial ED.
Dalam aduannya itu, dia bercerita bahwa penipuan dilakukan oleh seseorang yang dulu pernah menjadi pegawai di Pemkot Surabaya. Pria yang dilaporkan itu disebut bekerja di Kantor Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana membenarkan jika saat ini sudah menerima laporan tersebut.

“Iya ada, kasus itu sudah diterima laporannya,” singkat Mirzal, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga  Michael Harap Tidak Ada Kabar Menyesatkan Menjelang Musda Partai Demokrat
Loading...

Penipuan itu bermula dari terduga pelaku yang menjadi langganan taksi online korban pada Mei 2021. Kemudian, pada Juli dia ditawari apakah mau menjadi ASN dengan status mutasi dari Jakarta ke Surabaya.

Setiap orang diminta membayar Rp 150 juta. Dari tawaran itu, akhirnya ED membayar Rp 300 juta untuk dua orang, yaitu dia dan istrinya dengan menjual rumah warisannya.

Namun, ED dan istrinya hanya diberikan janji saja oleh terduga pelaku. Meski begitu, dia sempat mendapatkan transferan uang dari terlapor sebesar Rp 4,7 juta sebanyak tiga kali.

Mirzal menyebut bahwa laporan yang sudah masuk itu sedang dalam penyelidikan.

“Saat ini dugaan kasus itu dalam penyelidikan Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Surabaya,” tutup Alumni Akpol Tahun 2004 itu.(*)

Baca Juga  Dua Truk Gandeng Rem Blong Tabrak 5 Bangunan 3 Warga jadi Korban

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaKapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat
Berita berikutnyaDulang Tiga Emas, AAL Juara Umum Tenis Lapangan KASAL CUP 2021

Tinggalkan Balasan