Dugaan Hasil Hubungan Gelap, Polisi Buru Ortu Pembuang Bayi

37

SURABAYA, Kabarjatim.id-
Penemuan bayi dalam kardus dan disimpan dalam sebuah tas dan gegerkan warga Simorejosari A Surabaya, terus diselidiki oleh petugas.

Paska ditemukan pada, Sabtu 23 Februai 2019 sekira jam 06.00 WIB, unit Reskrim Polsek Sukomanunggal terus berupaya mengungkap dengan meminta keterangan dari beberapa saksi yang mengetahui di sekitar lokasi kejadian.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan warga sekitar di lahan kosong depan gudang Simorejosari A No. 01 C dan diduga baru saja dilahirkan.

Dugaan jika bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap orang tua (Ortu), dilahirkan lalu dibuang dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Rokib.

Rokib mengatakan memang ada dugaan hasil hubungan gelap, mengingat di sekitar lokasi kejadian banyak tempat tinggal rumah kost, sehingga memungkinkan jika bayi tersebut hasil dari buah hubungan gelap.

Loading...
Baca Juga  Viral, Video Pembuangan Tebu, Diduga Terjadi di Wilayah PTPN XII Kalitelepak

“Namun itu masih dugaan mas, kita akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pembuang bayi itu,” kata Rokip, Sabtu (23/3/2019).

Disamping memeriksa dan meminta keterangan beberapa saksi, unit Reskrim Polsek Sukomanunggal juga akan memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di gudang tak jauh dari lokasi kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, temuan bayi dalam kardus dan disimpan dalam sebuah tas gegerkan warga Simorejosari A Surabaya, Sabtu 23 Februai 2019 sekira jam 06.00 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan warga sekitar di lahan kosong depan gudang Simorejosari A No. 01 C dan diduga baru saja dilahirkan.

Teks foto : Jasad bayi laki-laki.

Reporter : Ekoyono
Editor : Budi

Loading...
Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula
Artikulli paraprakKe SPBU Pria ini Diamankan Reskrim Asemrowo, Ditemukan 0,33 Gram
Artikulli tjetërImigrasi Surabaya Tolak 48 Orang Asing Masuk Indonesia Melalui Bandara Juanda

Tinggalkan Balasan