Duda di Jember Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

93
Polisi saat mengeevakuasi jasad korban.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Seorang pria berusia 33 tahun, Mardian Sutono warga Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, ditemukan tewas.

Sales regulator kompor gas itu ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Panjaitan 87 Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember, sekitar pukul 9 malam, Selasa (14/4/2020).

Saat ditemukan, posisi jasad korban terlentang dengan mulut mengeluarkan busa.

Diduga pria ini tewas karena sakit dan depresi. Sejumlah saksi yang ditanyai polisi, mengatakan bahwa korban mengeluh sakit ambien yang tidak sembuh, juga merasa hidupnya sia-sia dan kurang beruntung pasca bercerai sebanyak dua kali.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh teman kosnya yang mendapati kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Saat itu sekitar pukul 17.00 WIB.

“Teman satu kamarnya itu IS (Indra Siregar) mau masuk kamar, tapi kok terkunci, akhirnya ditunggu oleh saksi ini, karena diduga korban sedang keluar. Tapi hingga pukul 18.30 WIB kok gak datang korban ini, dilihat dari lubang kunci, ternyata terkunci dari dalam,” kata Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga  Warga Glenmore Kembali Soroti PT IGG

Kemudian teman satu kamar dengan korban ini bilang ke pemilik kos kalau kamar terkunci dari dalam. Selanjutnya teman kerja korban pun datang bermaksud menemui korban.

Loading...

“Akhirnya didobrak pintu kamar itu, dan mendapati korban tewas dalam kondisi terlentang, dengan mulut mengeluarkan busa,” kata Kompol Faruk.

Selanjutnya warga melapor, dan polisi datang melakukan olah TKP bersama Inavis Polres Jember. Diketahui di TKP ada obat Interbat, Pil CTM, dan Pil Kina warna kuning.

“Dari tubuh korban tidak ditemukan luka fisik, dan dugaan sementara korban meninggal karena sakit serta depresi, berdasarkan keterangan saksi, jenazah korban pun langsung dibawa ke Kamar Mayat RSD dr. Soebandi,” katanya.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

Sementara pemilik kos Rusmaniningsih (59) mengatakan, sekitar pukul 12 siang sempat meminta untuk dibuatkan teh hangat. Korban kemudian mengunci pintu kamarnya.

“Siang tadi minta teh anget ke saya, terus baru tau ini ditemukan meninggal dunia,” kata wanita yang akrab dipanggil Ningsih ini.

Masih menurut Ningsih, korban beberapa hari terakhir tidak bekerja karena sedang tidak enak badan.

Terkait masalah dan penyakit apa yang di derita oleh korban, ia tidak mengetahui karena korban baru saja menjadi penghuni kos dirumahnya.

“Dia itu duda kalau kerjanya jadi seles, Baru dua bulanan ngekos disini,” katanya. (*)

Reporter: Rio Christiawan

Loading...
Artikulli paraprakPasien Positif Corona Pertama di Bangkalan Sudah Sembuh
Artikulli tjetërWah, Wanita Surabaya dan Teman Prianya Jual Perempuan Hingga Puluhan Juta

Tinggalkan Balasan