Dua Polisi Gadungan dan Tiga Pengedar Narkoba Diamankan Polisi

22
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo didampingi Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisna saat merilis para tersangka.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Agus Widodo (45) warga Banyu Urip Kidul, Kecamatan Sawahan dan Musrizal (53) warga Sikatan XI/18 Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya akhirnya diamankan polisi. Pasalnya, keduanya terbukti melakukan tindak pemerasan dengan modus menjadi polisi gadungan.

Korban diketahui bernama Tri Kurniawati (38) seorang pemilik toko kelontong di Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kepada korban, kedua tersangka mengaku sebagai anggota Polda Jatim. Keduanya memaksa korban agar memberikan uang Rp 20 juta kepada kedua tersangka.

“Modusnya kedua pelaku datang ke toko korban untuk membeli obat tanpa ijin bermerk Ponstan. Setelah obat diberikan, kedua pelaku tiba-tiba mengaku sebagai anggota Polda dan menuding korban menjual obat tanpa ijin,” tutur Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo didampingi Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisna, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga  Besok, KA Pandanwangi Kembali Beroperasi

Melihat korban ketakutan, tersangka lalu menggiring korban masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia yang dipakai oleh pelaku. Saat berada di dalam mobil, korban ditakut-takuti akan dibawa ke kantor polisi. Bila tidak ingin diproses hukum, maka korban diminta untuk menyediakan uang damai.

Loading...

“Korban terlebih dulu diajak keliling-keliling dan diperas di tengah jalan. Korban lalu menghubungi suaminya untuk meminta uang sesuai permintaan kedua tersangka. Setelah itu korban meminta berhenti untuk diturunkan di tokonya,” ungkap Kusworo.

Beruntung, saat berhenti di toko salah seorang anak korban melihat ibunya dibawa oleh dua pria tak dikenal. Anak korban lalu menghubungi ayahnya. Dan kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Menganti untuk diselidiki.

Baca Juga  Nekat, Jambret Beraksi Tarik Tas Didepan Polsek Genteng Surabaya

“Polisi lalu melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka. Perlu diketahui kalau ada yang mengaku sebagai polisi lalu melobi di tengah jalan dan tidak langsung dibawa ke kantor polisi itu berarti bukan polisi,” paparnya.

Selain mengamankan dua polisi gadungan, polisi juga mengamankan tiga pengedar narkoba kelas kakap dengan barang bukti 5 poket sabu seberat 33 gram dan tiga butir pil ekstasi. Mereka antara lain Heru Suprianto, warga Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Rio Sanjaya, warga Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan dan Ari Anggrianto, Kramat Inggil Kabupaten Gresik. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan