Dua Polisi Ditembak Bagian Kaki, Bareng Wanita Malam dan Dua Pria Lain

49901
Dua anggota yang ditembak bersama pelaku lain

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Setelah berhasil mengungkap sebanyak 1.300 butir ekstasi dan dikembangkan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, enam pelaku pengedar Narkoba kembali ditangkap.

Bahkan, dua diantaranya dihadiahi timah panas dengan tembakan dibagian kaki dan keduanya diketahui adalah anggota Polisi di Jatim.

Tersangkanya, M. Ficky ,(28) warga Jalan Demak Surabaya, Fitria (21) warga Jalan Kedinding Surabaya, Moch. Zaidan (18) asal Jalan Taman Irawati, Latifah (27) LC asal Jalan Tenggumung Surabaya.

Sementara, dua anggota Polisinya bernama, Rizky, (34) asal Bangkalan Madura dan Agus (36) asal Jalan Imam Bonjol, Ponorogo.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, kasus ini berawal dari pengembangan kasus yang dahulu yakni 1.300 ekstasi lalu kembangkan hingga mendapatkan seorang Bundaran atas nama Vicky.

Juga bedasarkan informasi dari masyarakat yang kemudian ditindak lanjuti oleh upaya penyelidikan oleh Anggota Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, hingga didapatkan informasi dan petunjuk terkait adanya tindak pidana peredaran gelap sabu dan ekstasi.

Pada, Selasa, 21 Juli 2020 sekitar pukul 02.30 WIB di rumah Jalan Demak Surabaya, diamankan tiga orang yakni M. Ficky, Istrinya Fitria dan Moch. Zaidan.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Banyuwangi Terapkan WFH dan Batasi Operasional Pertokoan

Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat pembicara tentang jual-beli dan antar paket sabu, kemudian dilakukan analisa jaringan terhadap temuan tersebut

“Dari mereka kita menemukan informasi dan petunjuk bahwa Ficky mengirimkan barang berupka 14 Kg sabu dan 500 butir Pil Ekstasi dengan menggunakan Ojek Online
suruhan seseorang berinisal HR dibantu oleh Istrinya juga Zaidan,” sebut Memo Ardian, Jum’at (7/8/2020).

Loading...

Petugas kembali mengembangakan dan pada Sabtu, 25 Juli 2020 Pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kost di Tambak Segaran Surabaya Anggota mengamankan dua orang tersangka bernama Latifah dan Rizky.

Dari hasil introgasi diketahui bahwa Latifah menyimpan barang bukti berupa sabu dan ekstasi kiriman dari M. Ficky di sebuah rumah kost lainnya di Jalan Ploso Bogen Surabaya.

“Di Bogen, ditemukan 3 (tiga) bungkus narkotika jenis sabu seberat 3 kg, 1 (satu) bungkus plastik berisi 7 butir Pil Ekstasi wama hijau,” tambah Memo.

Baca Juga  Soroti Rekrutmen Tenaga Pendamping P3-TGAI, LIRA se-Jatim Demo BBWS

Menurut hasil introgasi, Latifa menjual sabu dan ekstasi kepada pelanggan atas suruhan HR yang diduga berada di dalam Lapas, dan
dalam melakukan transaksi jual-beli dia dibantu oleh kekasihnya anggota Polisi.

Anggota kembali mengembangkan kasus tersebut untuk menangkap krmbali Anggota Polri yang diduga memiliki profesi sampingan sebagai pengedar narkoba, di Perum Griya Asa Ponorogo. Dia bernama Agus bersama barang bukti berupa 2 (dua) bungkus narkotika sabu seberat 26,88 gram.

Selanjutnya semua tersangkanya di bawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan dari
M. Ficky, Fitria, dan MOCH. Zaidan berupa 1 (satu) paket narkotika jenis sabu seberat 40 gram, 1 (satu) bungkus plastik berisi 7 (tujuh) butir Pil Ekstasi warna hijau.

Dari Latifah dan Rizky berupa 3 (tiga) bungkus plastik berisii narkotika jenis sabu seberat 3 KG, dari Agus 2 (dua) bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 26,88 gram. (*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan