Dua Pemuda Simo Surabaya Ditangkap, Edarkan Dua Jenis Barang Haram

188
Dua pelaku dan barang buktinya.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Tim khusus atau Timsus menggrebek rumah di gang 7, Simorejosari B dan menemukan poket sabu-sabu, serta ektasi.

Selain menemukan narkoba, dua pemuda yang tinggal di Jalan Simorejosari B Surabaya terpaksa dibawa Polisi Narkoba Polrestabes Surabaya.

Atas temuan itu, akhirnya Yudi Kurniawan (25) dan M. Muckhlisin (22) yang tinggal di Simorejosari B Gg. 16 Surabaya diamankan dan dibawa ke Mako Polrestabes Surabaya.

Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian melalui Katimsus Iptu Yudhy Saeful Mamma mengatakan, ini adalah pengembangan dari kasus-kasus sebelumnya dan kedua pelaku ini adalah tersangka yang selama ini menjadi incaran petugas.

Lanjutnya, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah anggota mendapatkan informasi dari warga masyarakat yang mengetahui aktifitas mereka yang melanggar hukum.

Loading...
Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

“Info jika keduanya diduga menjual sabu dan ektasi terbukti. Saat tempat lokasi kejadian digeledah, anggota dapat menemukan barang bukti yang lumayan banyak,” sebut Iptu Yudhy Saeful Mamma, Minggu (4/4/2021).

Dari ungkap kasus ini, diamankan barang bukti, 1 bungkus plastik yang berisi 20 butir pil ekstasi warna ungu bentuk logo Barcelona, 5 poket plastik sabu dengan berat 0,30 gram, 0,30 gram, 0,31 gram, 0,32 gram 0,82 gram, 3 bendel plastik klip, ATM dan 3 HP.

“Kita juga temukan kardus pembungkus paketan, serta alat press dan timbangan elektrik,” tambah Iptu Yudhy.

Keduanya sudah ditahan dalan penjara karena diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(*)

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakKapolri Bersyukur Puncak Perayaan Paskah Berlangsung Lancar dan Aman
Artikulli tjetërBegini Perkembangan Kasus Penganiayaan Wartawan di Surabaya

Tinggalkan Balasan