Dua Merk Jamu Tradisional Diduga ilegal Diungkap Bareskrim Polri di Banyuwangi

26
Truck ketika diamankan di Mapolsek Muncar

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Dua merk produksi jamu tradisional yang diduga ilegal diwilayah Banyuwangi, Jawa Timur masih diperiksa oleh tim Bareskrim Mabes Polri.

Kanit II Subdit I Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Mabes Polri, AKBP Gede Suyasa membenarkan pengungkapan jamu tradisional tersebut.

“Iya benar, permasalahannya karena tidak ada ijinnya,” kata AKBP Gede Suyasa saat ditemui di Mapolsek Muncar, pada Sabtu (12/10/2019)

Menurutnya, sementara ini ada dua merk jamu yang berhasil diamankan oleh timnya, yakni jamu tradisional merk Raja Tawon dan Tawon Klanceng.

“Kini yang kami periksa masih merk Tawon Klancengnya. Untuk pemeriksaan awal, ada 7 saksi bersama pemiliknya masih kami periksa saat ini,” jelasnya.

AKBP Gede Suyasa menjelaskan, kedatangan tim Mabes Polri dalam pengungkapan jamu tradisional yang diduga ilegal ini merupakan adanya laporan dari masyarakat.

Menurut informasi, jamu tradisional tawon klanceng tersebut diproduksi oleh CV Putri Husada dengan pemilik yakni Bambang warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Loading...

“Dulu jamu merk tawon klanceng ini sudah ditutup sekitar tahun 2013 oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), itu karena tidak sesuai dengan BPOM,” tegasnya.

Ketika diperiksa, lanjut AKBP Gede Suyasa, pemilik jamu merk tawon klanceng mengaku sudah beroperasi sejak lima bulan yang lalu.

“BB dari merk tawon klanceng kita amankan ada 12 ribu botol yang sudah dikemas kurang lebih menjadi seribu dus,” ujarnya.

Sementara itu, untuk merk Raja Tawon, masih Gede Suyasa, pihaknya hingga saat ini telah memeriksa sopir truck beserta trucknya yang parkir di terminal Muncar serta mengangkut ribuan dus berisi jamu siap edar. Hal itu disebabkan pemilik jamu merk Raja Tawon sedang tidak ada ditempat.

“Kami dasarnya dari sopir, karena dia (sopir) tidak bisa memberikan dokumen dan surat edar,” jelasnya.

Pantauan Kabarjawatimur.com, hingga kini beberapa barang bukti (BB) truck Fuso bernomor polisi B 9846 TYU yang mengangkut ribuan dus jamu tradisional siap edar masih diamankan petugas di depan Mapolsek Muncar, Banyuwangi. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan