Dua Kakek di Jember Terlibat ‘Carok’

110
Salah satu dari pelaku carok menjalani perawatan setelah terlibat carok.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Dua orang kakek yakni Rifa’I (49) warga Dusun Congapan, Desa Karang Bayat, Sumberbaru terlibat carok (duel dengan senjata tajam-red) dengan Parman (60) yang masih tetangganya. Duel bersenjatakan clurit itu dipicu persoalan panen pohon sengon laut.

Keduanya berselisih paham hingga berakhir duel di Kebun di lahan Perhutani wilayah setempat. Akibatnya kedua lelaki itu sama-sama terluka, dan sama – sama mendapat perawatan di rumah sakit.

Menurut Kapolsek Sumberbaru, AKP Subagiyo, kedua pria tersebut adu mulut saat berada di kebun. Gara-garanya merasa paling benar, menggarap kebun tanaman Sengon Laut milik Perhutani.

“Si Pak Pa (Parman) ini yang awalnya mengerjakan pada masa sebelum panen, merasa tidak terima melihat si Pak Hos alias R (Rifa’i) tiba-tiba ikut memanen yang bukan miliknya,” kata Subagiyo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/11/2019).

Loading...
Baca Juga  Destinasi Wisata Bojonegoro Dilengkapi Kuliner Sebagai Penunjang

Akhirnya kedua lelaki ini bertahan dengan pendapat masing-masing, dan merasa paling benar. Terjadilah perkelahian, yang kejadiaannya sekitar Pukul 10.00 WIB tadi. Perkelahian itu pun, dipicu karena adanya adu mulut. Parman yang tidak terima dengan kata-kata kasar Rifa’i akhirnya membacok. Kemudian Rifa’i membalas. Melihat keduanya terluka warga sekitar yang berada di TKP segera membawa kedua pelaku ke rumah sakit.

“Mereka ini carok (berkelahi, red). Akhirnya sama-sama luka, dan dirawat di rumah sakit. Bahkan keduanya juga sama-sama melapor,” katanya.

Subagio menambahkan, saat ini pelaku ditempatkan di dua rumah sakit berbeda dan mendapatkan penjagaan dari kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Parman berada di RS Haryoto Lumajang sedangkan Rifa’i dirawat di RS Jatiroto.

Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku

“Karena kita khawatir dari masing-masing keluarga ini ada rasa dendam. Makanya dirawat di dua rumah sakit berbeda. Saat ini pun kami juga tempatkan anggota, termasuk anggota Resmob Barat untuk berjaga agar suasana kondusif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

 

Loading...
Artikulli paraprakDuh, Pria di Makassar Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur di Toilet Masjid
Artikulli tjetërAtta: Surabaya, Kalian Keren…

Tinggalkan Balasan