DPRD Surabaya Setujui Anggaran Rpp 500 M untuk Bangun RS Gunung Anyar

61
Nota Kesepakatan antara DPRD Kota Surabaya dengan Wali Kota Surabaya tentang pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pembangunan Rumah Sakit Gunungsari Beserta Sarana dan Prasarana Pendukungnya

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) DPRD Kota Surabaya secara bulat telah menyetujui pengalokasian anggaran senilai Rp 500 miliar untuk membangun Rumah Sakit (RS) Gunung Anyar di Surabaya Timur. Dewan dan Pemkot Surabaya secara resmi telah satu visi misi untuk skema pembiayaan pembangunan itu menggunakan tahun jamak atau multiyears.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Nota Kesepakatan antara DPRD Kota Surabaya dengan Wali Kota Surabaya tentang pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pembangunan Rumah Sakit Beserta Sarana dan Prasarana Pendukungnya. Nota Kesepakatan itu ditandatangani langsung Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono disaksikan pimpinan DPRD Kota Surabaya dan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Jumat (12/8/2022).

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan bersyukur karena pada saat Rapat Paripurna itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajarannya langsung merespon cepat usulan anggota DPRD Surabaya. Dimana DPRD Surabaya mengusulkan skema pembiayaan pembangunan itu diubah menjadi 3 tahun, bukan 2 tahun dari usulan semula.

“Tujuannya supaya APBD Surabaya punya kelonggaran untuk skema pembiayaannya. Untuk anggaran pembangunan rumah sakit itu sekitar Rp 507,5 miliar,” ujar Adi Sutarwijono, Jumat (12/08/2022).

Baca Juga  DPRD Surabaya Dukung Kenaikan Honor Guru TPQ, PAUD dan Sekolah Minggu

Skema pembiayaan pembangunan rumah sakit tersebut awalnya dengan cara multiyears selama 2 tahun. Setelah dilakukan pembahasan bersama DPRD Surabaya dan pihak Pemkot Surabaya, akhirnya dalam rapat paripurna itu ada usulan untuk memperpanjang multi year satu tahun lebih lama, yakni 3 tahun.

Loading...

Alasan 3 tahun itu, karena menyadari bahwa pemkot tengah berjuang memulihkan ekonomi warga, sehingga diharapkan anggaran pemkot tidak hanya lari ke rumah sakit saja, tapi juga ke pos anggaran lainnya.

Sebenarnya, pembangunan rumah sakit di Surabaya Timur yang nantinya akan berlokasi di Gununganyar itu merupakan usulan lama dari DPRD Surabaya. Usulan tersebut akhirnya disetujui oleh Pemkot Surabaya dan rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2023-2025.

“Nanti rumah sakit ini tipe C yang akan melayani pengobatan dari kawasan sekitarnya, mulai dari Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, dan juga Wonocolo. Nanti bisa berobat di situ,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga  Kinerja ASN Rendah, Ketua DPRD Jember: ASN Jangan Hanya Menunggu Perintah Bupati

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi pada para anggota dewan yang akhirnya menyetujui skema pembiayaan rumah sakit itu secara multiyears selama 3 tahun. Dikatakan, kekuatan APBD pemkot memang masih banyak dibutuhkan oleh warga Kota Surabaya.

“Skema multiyears 3 tahun ini sangat luar biasa, karena awalnya disetujui 2 tahun. Insyallah rumah sakit ini bisa selesai sebelum Februari 2025 atau sebelum saya berakhir (masa jabatan Wali Kota Surabaya),” kata Eri Cahyadi.

Dikatakan, pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar ini sangat penting. Sebab selama ini terpusat di RSUD Soewandhie, yang menyebabkan kondisi rumah sakit sering penuh. Pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar diharapkan bisa memecah kepadatan di RSUD Soewandhie

“Saya berterima kasih banyak kepada pimpinan DPRD dan anggota DPRD Surabaya, karena beliau-beliau ini mempunyai visi yang sama untuk menyelesaikan kepentingan umat Surabaya.,” terangnya. (KJT)

 

 

 

Loading...
Artikulli paraprakTahapan Pilkades Sandingrowo Tuban Berpotensi Menjadi Polemik
Artikulli tjetërHati Hati, Jual Chip Berujung Penjara

Tinggalkan Balasan