DPRD Harapkan Segera Tangani Penularan Demam Berdarah Wilayah Bojonegoro

1

DPRD Harapkan Segera Tangani Penularan Demam Berdarah Wilayah Bojonegoro

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Musim hujan yang masih berlangsung sampai saat ini meski tidak merata, tentunya potensi genangan memicu sarang nyamuk. Terutama kewaspa ygdaan Serangan demam berdarah dengue (DBD).

Lima bulan terakhir di Bojonegoeo mencapai 266 penderita. Jumlah tersebut menunjukan bahwa kasus DBD di Bojonegoro masih cukup tinggi.
Sehingga DPRD Bojonegoro mendesak Pemkab untuk mengambil langkah penurunan angka penularan tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro dr Whenny Dyah Prajanti menjelaskan, Selasa (14/06/2022) bahwa, kasus DBD memang masih cukup tinggi selama lima bulan terakhir. Januari lalu kasusnya mencapai 171. Setelah itu jumlahnya terus menurun. Hingga Mei lalu jumlah terjangkit ada 22 orang.

Loading...
Baca Juga  Dibangun Tahun ini, Pasar Kwanyar Dijatah Rp 2,8 Miliar

DBD tidak mengenal musim. Musim hujan paling banyak terjadi kasus DBD karena banyak genangan air. Tempat penampungan air harus rutin dibersihkan. Minimal seminggu sekali. Serta gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) membutuhkan kesadaran masyarakat. Sehingga pemberantasan bisa maksimal.

‘’Selain itu kegiatan penyelidikan epidemiologi untuk kasus DBD. Jika terindikasi segera kita fogging,’’ jelasnya.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Mochlasin Afan mengharapkan Dinas Kesehatan mengambil langkah serius mengatasi tingginya kasus DBD. Apalagi nyamuk itu terus berkembang biak.

‘’Sebab, jika di satu wilayah ada yang terkena, kemungkinan banyak yang akan terkena,’’ terangnya.

Ditegaskanya bahwa, Dinas Kesehatan harus benar-benar fokus memberantas nyamuk. Baik dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) maupun dengan fogging.

Baca Juga  LPKSM Pagerwesi Bojonegoro Sayangkan Kinerja PT PNM Unit Baureno

“Meskipun cenderung menurun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah lagi.” Ucap Mochlasin dari Fraksi Demokrat tersebut. (*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakDi Cafe Mabuk, Tiga Pria di Surabaya Hajar Tetangga

Tinggalkan Balasan