DPRD Bojonegoro Dukung Pembangunan Jembatan Dua Megaproyek

180

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Pembangunan jembatan penghubung Baureno-Plumpang Tuban dan pembangunan jembatan layang atau flyover Proliman Kapas dilaksanakan tahun 2024, pembangunan dua jembatan tersebut adalah proyek besar yang untuk tahun ini masih dalam proses studi kelayakan.

Wakil Ketua DPRD  Bojonegoro Sukur Priyanto menjelaskan bahwa, sangat mendukung adanya pembangunan dua megaproyek tersebut. Flyover itu nantinya akan tersambung ke jalur Proliman-Tanjungharjo-Ngumpakdalem-Ngujo.

“Saya sangat setuju kalau ada flyover disana, karena itu sangat berpotensi mengurangi kemacetan kawasan perkotaan, sebab kendaraan besar yang akan melintas ke barat tidak perlu masuk kota,’’ tuturnya.

Pada jam-jam tertentu sejumlah jalan mengalami kemacetan parah, Sehingga diperlukan solusi salah satunya membuatkan jalur alternatif.

Baca Juga  Rampok Gasak Uang Nasabah BRI Jember Rp148 Juta

“Flyover itu akan terhubung jalur lingkar atau ring road, yakni Proliman-Tanjungharjo-Ngumpakdalem-Ngujo. Jika jalur itu terbuka, akses akan semakin bagus. Arus kendaraan besar yang masuk kota akan berkurang,’’ ungkapnya.

Sedangkan terkait dengan jembatan Baureno-Plumpang, pihaknya juga setuju. Sebab, warga di kawasan itu membutuhkan sarana transportasi yang aman.

Loading...

‘’Kalau jembatan Baureno-Plumpang saat ini sudah tahap studi kelayanan,’’ kata Sukur dari fraksi Demokrat tersebut.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro Anwar Mukhtadho menjelaskan, tahapan pembangunan dua megaproyek itu masih panjang, tahun ini masih tahap studi kelayakan dan tahun depan baru dilakukan DED dan review desain.

‘’Kemungkinan dibangun pada 2024 mendatang,’’ tuturnya.

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

Rencana pembangunan jembatan Baureno-Plumpang Tuban ada sejak tahun lalu, itu seiring dibangunnya Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT). Sebab, akses jalan Baureno ke Plumpang juga tidak ada, untuk menyeberang masyarakat menggunakan sarana perahu.

Selain jembatan Baureno-Plumpang, Pemkab juga bakal membangun Flyover Proliman, yang rencana membangun flyover itu sudah lama terdengar, yakni sejak 8 tahun silam. Tahun ini Pemkab bakal menyeriusi rencana itu dengan melakukan studi kelayakan. ‘’Desainnya Dinas Teknis yang tahu mas, tapi itu masih tahun depan,’’ katanya. (*)

Reporter: Aziz

Foto: Jembatan layang atau flyover Proliman Kapas, ilustrasi desain.

Loading...
Artikulli paraprakAksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Lamongan, Ajukan Empat Penolakan
Artikulli tjetërSidak Pasar di Bogor, Wamendag: Harga Bapok di Kota Bogor Secara Umum Aman dan Stabil

Tinggalkan Balasan