DPRD Banyuwangi Minta Insentif ‘Nakes’ Ditambah

47
Michael Edy Hariyanto. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – DPRD Banyuwangi prihatin dengan rendahnya insentif yang diterima tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Banyuwangi. Padahal para nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan soal Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto mengatakan, besaran insentif nakes di Banyuwangi masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan kabupaten lain.

“Intensif nakes di Banyuwangi sekitar Rp. 1,25 juta per bulan, itu sama dengan THL biasa. Sementara di daerah lain, lebih besar. Ada yang mencapai sekitar Rp 3 juta, bahkan ada yang Rp 5 juta,” ungkap Michael usai rapat Komisi III bersama pimpinan RSUD Blambangan dan RSUD Genteng di gedung DPRD Banyuwangi, Selasa (14/9/2021) kemarin.

Baca Juga  Dari Pengedar Barang Jalan Kunti, Polisi Amankan Puluhan Poket Siap Edar

Sumber anggaran insentif nakes ini, kata Micahel, dari kemampuan rumah sakit. Dewan menilai rumah sakit milik pemerintah Banyuwangi mampu memberikan insentif yang sepadan dengan apa yang sudah dilakukan para nakes di masa Covid-19 seperti sekarang ini.

Loading...

“Kami melihat sebenarnya rumah sakit mampu. Rumah sakit lainnya mampu, masak rumah sakit kita tidak mampu,” lontar Michael yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi.

Pihaknya meminta agar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bisa memberikan perhatian lebih kepada para nakes.

“Kami yakin, Nakes akan bekerja lebih semangat jika insentif mereka ditambah. Karena nakes ini garda terdepan dalam menangani masalah Covid-19. Mereka mempertaruhkan nyawa dalam melayani masyarakat, harusnya pemerintah memberikan support berupa intensif dan gaji (sepadan),” katanya.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Michael menambahkan, dalam rapat tidak hanya membahas soal besaran insentif nakes saja, tetapi juga evaluasi pelayanan rumah sakit selama masa pandemi Covid-19.

“Karena seperti kita ketahui banyak keluhan dari masyarakat dalam hal penanganan. Banyak sekali masukan yang kita berikan, agar pihak rumah sakit berusaha lebih memaksimalkan lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Legislator asal Rogojampi ini. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakKemenkumham Raih 2 Penghargaan Keuangan dari Kemenkeu
Artikulli tjetërAsal Makelaran Jadi Bandar, Diadili Mengaku Jual Beli Motor Sepi

Tinggalkan Balasan