DPO Pembobol Rumah Tertangkap

11

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pencurian dengan pemberatan atas nama Adi Bule (35) asal Jl. Gunungsari Gg. 3 Surabaya.

Saat beraksi yang bersangkutan dibantu oleh rekannya Hendrik Ambon yang lebih dulu tertangkap dan kini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Modusnya, dua tersangka tersebut dibantu IDS (DPO) dengan cara masuk ke pemukiman atau Perumahan dan melihat apabila ada lampu dari rumah tersebut menyala pelaku akan mendekati kemudian setelah itu mencoba untuk mengetuk pintu gerbang.

Apabila tidak ada respon dari pemilik rumah, maka pelaku akan membuka paksa gerbang dengan kunci model L dan masuk kedalam rumah juga dengan kunci palsu.

Baca Juga  3,5 Ton Beras dari Polrestabes Surabaya untuk Korban Gempa Cianjur

Kepada petugas tersangka Adi mengaku terpaksa melakukan tindak pencurian tersebut karena butuh biaya hidup setelah dirinya dipecat dari pekerjaannya sebagai cleaning service di salah satu Bank di Jl.Darmo Surabaya.

Loading...

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menjelaskan,
Setelah para tersangka ini berhasil masuk rumah yang disatroninya, kemudian mengambil barang-barang berharga di dalam rumah tersebut.

Yang bersangkutan sesuai dengan catatan kejahatan di Kepolisian sudah lima kali berbuat kejahatan, salah satunya di Wiyung dan Jambangan Surabaya.

“Tersangka Adi sendiri ternyata adalah residivis dalam kasus kasus curas dan sudah tiga kali masuk penjara. Saat aksinya di Wiyung berhasil mengambil motor, uang serta barang-barang perhiasan dari dalam rumah”, kata Shinto kepada kabarjawatimur.com, Minggu(13/11/2016).

Baca Juga  Jaga Stabilitas Harga Sembako, Pemkab Jember, BI dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Kini tersangka Adi akan menyusul rekannya Hendrik menuju jeruji penjara karena melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Barang bukti yang disita dari pelaku berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat nopol L 6313 MD yang dipergunakan sebagai sarana oleh pelaku.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakTersangka Penggerusakan Suporter Bola Dikenai Wajib Lapor
Artikulli tjetërOrtu Pembuang Bayi Berhasil Dibekuk

Tinggalkan Balasan