ketua DPC PKB saat memberi sambutan pada acara Pendidikan Politik untuk gerasi Muda

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Bagi generasi Milenial, berkiprah di jalur Politik merupakan pilihan kesekian setelah dunia usaha atau menjadi Pegawai Negeri. Di kota-kota besar memang tampak Generasi Millenial telah Aktif dan berperan di Jalur Politik. Tapi, di Kabupaten Bangkalan masih sangat Minim.

Hal itulah yang mendorong DPC PKB Bangakalan menggelar Pendidikan Politik yang ditujukan bagi kaum rebahan di Kabupaten Bangkalan.

Ketua DPC PKB Bangkalan Mondir A Rofi’i mengungkapkan, anak muda tidak boleh phobia terhadap Politik, menurutnya, generasi muda harus Ikut turut serta dalam membangun Kabupaten Bangkalan.

“Anak muda jangan sampai phobia pada politik, anak muda harus mengerti politik, terutama politik kebangsaan,” tuturnya pada Sabtu (07/12/2019) usai membuka cara Pendidikan Politik bagi kaum milenial di Kantor DPC PKB Bangkalan.

Baca Juga  Program Pelebaran Jalan Bangkalan-Sumenep Bakal Terealisasi
Loading...

Mantan Wakil Bupati periode 2013-2019 itu menambahkan jika kaderisasi politik yang menjaring anak muda tidak hanya dilakukan per lima tahun sekali tetapi bisa setiap saat.

“Ini juga bentuk kaderisasi politik yang dilakukan oleh PKB Bangakalan,” imbuhnya.

Seperti diketahui Partai PKB memilik enam wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Bangkalan yang lima diantaranya berasal dari generasi milenial.

Diantaranya Indra Bustomi Komisi C, Dedi Yusuf Dapil 3 Komisi D. Mohammad Hoteb Komisi A (Ketua Fraksi PKB), Kiai Jamhuri Sekretaris Komisi B, Harianto Wakil Ketua Komisi D dan Hotib Marzuki sebagai Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bangkalan.

Secara khusus, Mondir A. Rofi’i berpesan DPRD Fraksi PKB dapat menjadi contoh bagaimana generasi milenial berkhidmat di jalur politik lewat PKB.

Baca Juga  Warga Bangkalan Madura Dibekuk Polisi, Terima Motor Curian

“Etos kerja legislatif Asal PKB harus lebih ditingkatkan dan menjadi Contoh bagi anggota yang lain lebih-lebih bagi kaum Muda,” tutupnya. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaPelaku: “HPnya Saya Jual ke Pasar Maling Wonokromo”
Berita berikutnyaPolisi Curigai Pria Surabaya ini, di Tes Urine kok Positif

Tinggalkan Balasan