Dosen Unismuh Makassar Ini Sebut Hari Guru Nasional Momen Introspeksi Kinerja

17

MAKASSAR, (Kabarjawatimur.com) – Digugu lan ditiru (orang yang dipercaya dan diikuti), mungkin pepetah Jawa ini tepat untuk orang yang berprofesi guru.

Seorang guru yang bukan hanya mengajarkan mata pelajaran melainkan juga mendidik moral, etika, integritas, dan karakter anak bangsa, memang suatu tugas mulia yang diemban.

Hari ini, tanggal 25 November tahun 2019, bertepatan dengan peringatan Hari Guru di Indonesia, merupakan momen yang sangat tepat bagi berbagai kalangan.

Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Unismuh Makassar, Dr. A. Rahman Rahim, M. Hum mengatakan peringatan hari guru merupakan momen yang sangat tepat bagi guru untuk melakukan Muhasabah diri atau Introspeksi terhadap kinerja yang telah dilakukan selama ini.

Baca Juga  Sosialisasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan, Bersama Dokter Anak dan Kominfo Bojonegoro

“Sebagai guru yang baik tentu akan senantiasa berupaya untuk memperbaiki kinerjanya sehingga proses dan hasil belajar peserta didiknya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,” katanya kepada Kabarjawatimur.com, Senin (25/11/2019).

Loading...

Menurutnya, bagi pemerintah, peringatan Hari Guru dapat menjadi momen yang sangat tepat dalam mengevaluasi dan mengapresiasi kinerja guru. Evaluasi dimaksudkan agar dapat diketahui sejauh mana kinerja para guru sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

“Adapun apresiasi yang perlu diberikan oleh pemerintah dimaksudkan sebagai wujud kepeduliannya terhadap prestasi yang telah dihasilkan oleh para pendidik di semua jenjang pendidikan,” terangnya.

Rahman Rahim menambahkan, khususnya kepada rekan- rekan guru yang bertugas di daerah terpencil atau di pulau terluar, sudah selayaknyalah jika pemerintah memberikan tunjangan yang lebih kepada mereka karena keihlasan mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya demi mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga  Dinilai Aman, Polisi Turunkan Jumlah Personil Pengamanan Sidang MSAT

“Semoga kerja keras, kerja cerdas, dan kerja Ihlas para guru dapat bernilai ibadah di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya. (*)

Reporter: Ramlan

Loading...
Artikulli paraprakMayat Wanita Tanpa Identitas Gegerkan Warga Dander
Artikulli tjetërUsai Ngopi Esoknya Ditangkap Polisi, Ternyata?

Tinggalkan Balasan