Dorong Peningkatan Produksi Tembakau di Kabupaten Blitar, Bupati Rini: Pemetaan Potensi Harus Dimaksimalkan

22

BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Blitar Rini Syarifah menegaskan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar sangat memberikan manfaat untuk masyarakat.

Dana yang setiap tahun diterima Pemkab Blitar ini dipergunakan untuk pembangunan di banyak sektor.

Tak hanya sektor pertanian, DBHCHT juga digunakan pemkan blitar untuk pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah, peternakan dan kesehatan. Pemkab Blitar juga gencar mensosialisasikan bahaya rokok ilegal melalui anggaran dari DBHCHT.

“Dana cukai sangat bermanfaat untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Blitar,” kata Bupati Blitar Rini Syarifah.

Bupati Blitar yang kerap disapa Mak Rini menambahkan, dengan DBHCHT yang diterima setiap tahun dirinya mendorong agar Kabupaten Blitar memaksimalkan pertanian tembakau. Saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Blitar yang merupakan daerah tembakau. Diantaranya Selopuro, Talun, Doko, Nglegok, Gandusari, Kademangan, Sanankulon dan Sutojayan. Pemkab Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan juga tengah mengembangkan plot project pertanian tembakau di wilayah Blitar selatan.

Baca Juga  Temukan Utilitas Berserakan di Saluran, Wali Kota Eri Minta Pemilik Menata Ulang
Loading...

“Dengan program-program yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Pangan, saya berharap lahan pertanian tembakau dan hasil produksi tembakau di Kabupaten Blitar kedepan bisa meningkat. Pemetaan potensi pertanian harus dimaksimalkan. Agar petani ke depan bisa benar-benar sejahtera,” tegas Mak Rini.

Sebelumnya orang nomor satu di Kabupaten Blitar mendorong agar seluruh elemen di Kabupaten Blitar terlibat aktif dalam pemberantasan rokok ilegal.

“Kita semua harus berperan aktif dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. Saya mengimbau untuk tidak segan melaporkan ke Bea Cukai Blitar jika terdapat pelanggaran di bidang cukai,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga mengharapkan kerjasama yang baik diantara sesama penegak hukum maupun para perangkat daerah se Kabupaten Blitar.

Baca Juga  Judi Doro Tenggumung Digrebek, Beberapa Orang Diamankan

“Gempur rokok ilegal ini menjadi tugas kita bersama. Saya berharap seluruh instansi di Kabupaten Blitar dapat menjaga komitmen untuk pemberantasan rokok tanpa pita cukai. Sehingga di Kabupaten Blitar tidak ada lagi yang namanya rokok ilegal,” pungkas Mak Rini.

Reporter: Gilang Bahtiar

Loading...
Berita sebelumyaPembangunan Infrastruktur Jalan Dibahas Tuntas pada Dialog KWG dan DPRD Gresik
Berita berikutnyaPeluang Kerja! Bupati dan Wabup Buka Job Interview Fair di SMK Assa’adah Bungah Gresik

Tinggalkan Balasan