Dorong Harga Murah, Cak Khulaim Subsidi Harga Migor, Dijual Rp 10 Ribu Perliter

0
Minyak subsidi Cak Khulaim yang dijual Rp 10 ribu perliter

Sidoarjo, (Kabarjawatimur.com) – Partai Amanat Nasional (PAN) menyalurkan minyak goreng (migor)  kemasan kepada masyarakat Sidoarjo. Migor berkualitas dengan harga murah tersebut disalurkan selama dua bulan. Sejak bulan Agustus sampai September 2022.

Paket kemasan botol 1 liter migor tersebut, disalurkan kepada warga melalui Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) PAN di Sidoarjo. “Sejauh ini, sudah ribuan liter disalurkan,” kata anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dari Fraksi PAN, M. Khulaim Junaidi, Kamis (1/9/2022).

Loading...

Penyaluran migor murah berkualitas itu, sebagai upaya Partai PAN unuk memenuhi kebutuhan migor masyarakat. “Migor murah ini hanya Rp. 10 ribu. Dan ini sudah disubsidi partai Rp. 4 ribu. Jadi warga bisa menebus migor murah itu di DPRT PAN yang ada di desanya masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga  Pantai Kondang Merak Jadi Saksi Kebangkitan Lost Vape dan Vapers Malang Batu Bersatu

Ia berharap, upaya penyaluran migor murah berkualitas itu, masyarakat tidak lagi bingung dalam memenuhi kebutuhannya. “Mininal selama satu atau dua bulan masyarakat tidak lagi belanja migor harga tinggi di supermarket. Cukup dua botol migor itu per kelurga bisa merasakan,” katanya.

Pihaknya berharap dengan gerakan menjual migor harga subsido bisa menurunkan harga minyak. “Karena permintaan dalam dua bulan menurun sehingga produsen mau menurunkan harganya,” terangnya.

Selama dalam bulan Agustus, kata Khulaim, sudah habis 15 ribu liter migor murah berkualitas ini. Lalu, masih akan datang lagi dengan harga yang sama.

Ia menambahkan, penyaluran migor murah berkualitas tersebut, masyarakat pernah merasakan migor dengan harga murah, Rp. 10 ribu. Selain itu, diharapkan dapat mempengaruhi harga di pasar-pasar yang masih Rp. 14 ribu.

Baca Juga  Bedah Rumah di Pancer Persanggaran Mulai Dibangun

“Mengacu sistem ekonomi, jika permintaan berkurang, kemungkinan perusahaan distributor minyak menurunkan harga. Bisa jadi mendorong supermarket memberikan diskon dan penawaran yang baik untuk masyarakat. Tapi terpenting, harga yang semula Rp. 14 ribu itu, kembali murah dengan stabil,” pungkasnya. (KJT)

Loading...
Artikulli paraprakSTKIP Bangkalan Dampingi Pemdes Tlangoh Beralih Sistem Digital

Tinggalkan Balasan