Kelompok tani saat menerima bantuan benih dan pupuk

BOJONEGORO, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai langkah untuk mendongkrak produktivitas tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, salurkan bantuan pupuk subsidi dan benih padi.

Bantuan tersebut, disalurkan melalui program petani mandiri bagi kelompok tani (poktan) diseluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Seksi Pupuk dan Sarana Alsintan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Tatik Kasiati menyampaikan bahwa langkah tersebut adalah upaya untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian, khususnya padi di Bojonegoro.

“Alhamdulillah, kurang lebih sebanyak 1.600 an poktan sudah menerima hibah PPM, Karena semua kelompok tani di Bojonegoro telah mengajukan e-RDKK,” terangnya.

Diketahui, Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu wilayah yang menjadi lumbung pangan di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi di Bojonegoro pada tahun 2020 mengalami kenaikan 3,79 persen dibandikan tahun sebelumnya, dari 9,58 juta ton gabah kering giling (GKG) naik menjadi 9,94 juta ton.

Baca Juga  Skincare dan Kosmetik Terkemuka asal Korea ini Buka Gerai di Royal Plaza
Loading...

Jika dilihat dari produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk Kabupaten Bojonegoro, produksi beras pada tahun 2020 sebesar 5,71 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 208,87 ribu ton atau 5,79 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 5,5 juta ton.

Sementara itu, salah satu kelompok tani asal Desa Baureno, Kecamatan Baureno mengaku senang dan sangat terbantu adanya program hibah PPM tersebut, karena untuk persiapan masa tanam, para petani tidak perlu mengeluarkan biaya lebih dalam pembelian benih dan pupuk.

“Kami sangat terbantu, Poktan Harapan Makmur II telah menerima hibah PPM sebanyak 464,25 Kg benih padi dan 4.828 kg pupuk subsidi Phonzka plus. Untuk benih padi yang kami terima yaitu imprida dengan varietas inpari 32,” ujar Munawi, anggota Poktan Harapan Makmur II Baureno.

Baca Juga  Tanah Bersertifikat Diduga Dilelang Pihak Tak Bertanggung Jawab Tanpa Diketahui Pemilik

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Berita sebelumyaGunakan KRl Surabaya, 104 Taruna AAL Lattek Jalasesya Tiba di Balikpapan

Tinggalkan Balasan