Korban tertimpa pohon beserta anak dan istri

SIDOARJO, (Kabarjawatimur.com) –Tewasnya Imam Nur Mawardi (41) warga Bangsri 10/04, Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, mengakibatkan sang istri yaitu Dewi Purwira Sari (37) harus menanggung beban untuk menghidupi lima anaknya.

Selain harus menanggung beban berat menggantikan sang suami sebagai kepala rumah tangga, namun juga menuntut pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mempertanggung jawabkan atas kelalaian hingga menyebabkan sang suami (Imam Nur Mawardi) meninggal dunia.

Diceritakan bahwa Imam Nur Mawardi tewas karena tertimpah pohon di Jalan Raya Kedungturi, Taman, Sidoarjo pada Senin (13/9/2021) malam. Kronologis tumbangnya pohon bersamaan dengan lima pengendara lain yang tertimpah, empat pengendara mengalami luka luka sedangkan satu pengendara yaitu Imam Nur Mawardi tewas di tempat.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Sidoarjo, bahwa musibah tersebut murni adalah kecelakaan tunggal yang diakibatkan sebuah pohon menimpah sang korban pengguna jalan.

Baca Juga  Bocah 12 Tahun di Surabaya Diduga Jadi Korban Penculikan

Dengan tewasnya pengguna jalan tersebut pihak Sat Lantas unit Laka Lantas Polres Sidoarjo melimpahkan kasus kepada Polsek Taman, Sidoarjo.

“Penanganan awal dari ke empat korban yang mengalami luka luka ditangani oleh pihak Sat Lantas, sedangkan untuk korban yang meninggal di tempat dilimpahkan ke Sat Reskrim,” ujar AKP Yanto Mulyanto Kasat Lantas Polsek Sidoarjo.

Loading...

Berlanjut juga diutarakan oleh AKP Sugeng selaku Kanit Laka Lantas Polres Sidoarjo mengatakan, korban yang meninggal dunia akan ditangani oleh pihak Sat Reskrim Polsek Taman.

“Sesuai dengan tugas di Satuan masing masing pihak Lantas menyerahkan kasus tewasnya korban kepada pihak Reskrim yang mempunyai wilayah hukum masing masing,” ujarnya.

Informasi penangganan kasus yang di limpahkan ke Polsek setempat (Polsek Taman), maka pihak keluarga korban yaitu sang istri Dewi Purwira Sari pada Rabu (15/9/2021) mendatangi Polsek Taman. Kedatangan istri korban untuk mempertanyakan hasil penyidikan penyebab tumbangnya pohon yang menimpah suaminya hingga tewas di tempat.

Baca Juga  Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim Gelar Acara Buyers Meet Sellers

Hasil penyidikan menyatakan bahwa kondisi pohon yang tumbang memang tergolong sudah tua dan semestinya dikakukan perampingan dengan memangkas ranting ranting atau menebangnya.

Sedangkan dugaan adanya kelalaian dari pihak Dinas Lingkugan Hidup (DLH) Kabupaten Sidoarjo hingga menyebabkan korban jiwa masih dilakukan pemeriksaan.

“Dengan penyidikan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Taman bahwa tumbangnya pohon dikarenakan kejadian alam, dalam hal kelalaian pihak DLH Kabupaten Sidoarjo masih didalami, juga kita sudah konsultasi dengan pihak Kecamatan Taman dan Dinas terkait apakah ada kewajiban memberikan santunan kepada korban atau tidak,” tutup Giono.

Reporter: Yanto

Loading...
Berita sebelumyaPPKM Diperpanjang Hingga 4 Oktober, Tidak Ada Level 4 Jawa-Bali
Berita berikutnya6500 Paket Sembako, Bakti Sosial Lanjutan Alumni Akabri 96 di Surabaya

Tinggalkan Balasan