Diterjang Banjir, Tak Bisa Rayakan Pergantian Tahun

11

SAMPANG (kabarjawatimur.com) Pergantian tahun tidak bisa dirasakan semua warga. Malah mereka ada yang harus mengungsi karena musibah bencana.

Seperti warga yang tinggal di Jalan Suhadak, Melati dan Mawar  Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Mereka harus mengungsi karena banjir semakin membesar.

Mereka harus menerjang derasnya arus banjir dan menembus pekatnya malam.Warga yang mengungsi bukan tanpa sebab.

Pasalnya, hingga Sabtu (31/12/2016) dini hari, banjir terus membesar dan belum ada tanda-tanda air luapan sungai Kemuning itu akan surut.

“Kalau tidak mengungsi, kami tidak bisa tidur. Sebab, rumah kami sudah terendam banjir,”kata H.mukit salah satu korban banjir.

Loading...

Selain tempat tidur tidak bisa digunakan, Lanjut h.mukit semenjak sore tadi istri dan anaknya tidak bisa makan, karena semua persediaan dan alat memasak mereka terendam banjir.

Baca Juga  Fakultas Keislaman UTM Gelar Majelis Dzikir

“Semua perabot sudah terendam, hanya barang-barang elektronik yang kami selamatkan,”ujarnya.
Kàrena luapan banjir kali kamoning saat ini mencapai 1,5 m. Yang telah merendam pemukiman warga.

Sementara itu, sebagian korban banjir lainya, memilih untuk tidak mengungsi dengan alasan untuk menjaga barang-barangnya karena bisa hanyut terbawa banjir. Untuk kebutuhan makan mereka dikirim makanan naso bungkus oleh  pemuda karang taruna.

Reporter: Hari, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakMuntah Darah, Pengunjung Kafe di Pakuwon City Tewas
Artikulli tjetërPelantikan Pejabat Bojonegoro Diwarnai Hujan

Tinggalkan Balasan