Ditengah Pandemi, Gadis Cantik ini Sukses Bangun Usaha Berbasis Digital

556
Deasy Putri Ayu Wulandary ketika mengirimkan barang di kantor pos Ambulu Jember.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Di tengah pandemi covid-19 melanda negeri ini, banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengalami penurunan penjualan secara signifikan.

Meski begitu, ditengah perekonomian sedang lesu, gadis muda nan cantik asal Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember justru baru memulai bisnisnya yang berbasis digital ditengah gelombang pandemi covid-19 datang.

Awalanya ia tak ada niatan untuk berbisnis, karena memilih untuk fokus belajar bahasa inggris di Pare, Kediri. Kemudian, akibat covid-19 ia terpaksa pulang, khawatir jika dikemudian hari keadaan semakin memburuk.

“Setelah pulang dari Pare, saya bingung mau ngapain. Waktu itu saya masih nganggur. Akhirnya saya memilih untuk memulai bisnis online,” ujar Ayu, Jum’at (21/8/2020).

Kejelian Ayu melihat potensi bisnis digital di tengah pandemi ini, merupakan hasil saran dari salah seorang teman yang tidak di sebutkan namanya.

Baca Juga  Kenang Jasa Pahlawan, Jajaran Kanimsus Surabaya Tabur Bunga

Kemudian, gadis bernama asli Deasy Putri Ayu Wulandari ini memilih untuk mengembangkan bisnis digital dibidang fhasion.

“Jika saya memilih bisnis makanan (kuliner, red) atau kosmetik itu ada kadaluarsanya, oleh sebab itu saya lebih memilih fhasion,” jelas Ayu.

Menurut pengakuannya, ia sebenarnya sudah pernah bisnis fashion ketika masih kuliah semester tiga, namun gagal.

Loading...

“Dulu saya awal kuliah semester tiga sudah mulai bisnis, tapi gagal karena tidak nyetok,” papar wanita kelahiran Jember, 20 Desember 1996 itu.

“Sedangkan saya dengan owner jaraknya jauh. Jadi jika ada orang pesan dan hanya mengambil satu atau dua barang saya rugi di ongkirnya,” imbuhnya.

Saat ini ayu sudah berpenghasilan mencapai 700 ribu rupiah perhari. “Dalam satu hari paling banyak bisa mendapatkan 700 ribu, untuk perbulan ya lumayan banyak,” terang Ayu.

Baca Juga  Danrem 082/CPYJ: Seorang Danramil Harus Kreatif dan Inovatif

Di bulan awal ia berbisnis, Ayu sudah memiliki penghasilan jutaan rupiah. Sebagaimana terlampir dalam buku keuangan miliknya, di bulan Juli ia sudah menghasilkan 4.317.000 rupiah.

Dengan pendapatan jutaan rupiah, ayu tidak berpuas diri. Ia berharap toko onlinenya yang diberi nama ‘Luxurious Ai’ bisa lebih dikembangkan lagi.

Sementara ini, ayu berjualan hanya melalui facebook dan whatsapp saja. Untuk kedepannya ia berharap memiliki web sendiri agar dapat mendongkrak penjualannya.

“Saya berharap kedepannya saya memiliki web sendiri untuk dijadikan promosi, bisa branding, agar produk saya lebih dikenal orang, serta membuat label terhadap produk yang saya buat,’ pungkas Ayu. (*)

Reporter : Imron Fauzi

Loading...
Berita sebelumyaKapolres Tanjung Perak Berdongeng, Upin Ipin Tak Pakai Masker
Berita berikutnyaPartai Gelora Berikan Rekom untuk Benyamin Davnie

Tinggalkan Balasan