Ditengah Pandemi Covid-19, Pelaksanaan P3-TGAI Terapkan Prokes

93

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Bangkalan berjalan ditengah pandemi COVID-19.

Meski begitu, tak menyurutkan semangat para pekerja proyek dan pendamping serta stakholder lainnya untuk melakukan pekerjaan yang terbaik.

Ditengah lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Bangkalan para pekerja tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat mengantisipasi penularan virus tersebut.

Seperti halnya pelaksanaan P3-TGAI di Desa Banyubunih Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan. Mereka diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, serta menjaga jarak dalam penyelesaian pekerjaan.

“Karena kami khawatir terpapar kalau tidak menerapkan prokes, sementara jaringan irigasi ini akan segera digunakan. Dan kami sebagai petani memiliki areal sawah sangat luas sementara irigasinya masih banyak yang alami atau belum dibangun, besar harapan kami terhadap program P3-TGAI,” papar Heriyanto selaku pekerja sekaligus petani di Desa Banyubinih, Kamis (24/6/2021).

Loading...
Baca Juga  Jalan Tol dan JLS di Jember Harus Segera Direalisasi

Sementara itu, Asisten Tenaga Ahli Hasan Busri menyampaikan, pihaknya akan selalu bersinergi dengan pihak desa serta P3A disetiap tahapan pelaksanaan P3-TGAI.

“Salah satu bentuk sinergi kami di tengah wabah ini, yaitu pelaksanaan P3-TGAI di Bangkalan harus patuhi protokol kesehatan,” ungkap Hasan Busri.

Pihaknya selalu mendukung harapan dan keinginan para petani melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi yang dicanangkan pemerintah dengan sistem berkelanjutan.

Pihaknya berharap, pelaksanaan P3-TGAI di Kabupaten Bangkalan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari pelaksnaan program ini, dan kami juga mengapresiasi bentuk harapan dan keinginan petani dengan harapan bantuan P3-TGAI ini tetap berlanjut untuk tahun berikutnya,” tambah Jamaludin, Konsultan Manajemen Balai (KMB) P3-TGAI Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga  Pemkab Jember Mulai Pakai Motor Listrik, Akan Bangun 2 SPKLU

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakMasyarakat Jember Harus Lestarikan Kekayaan Budaya Tak Benda
Artikulli tjetërKos Wanita di Obok-obok, Maling Gondol Motor Matic

Tinggalkan Balasan