Diskotik Pentagon Ditutup Pasca Pengeroyokan, Polisi Sudah Kantongi Pelakunya

28
Diskotik Pentagon Tegalsari, Surabaya yang rusak.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Usai insiden pengrusakan di Diskotek Pentagon, Senin (11/2/2020) lalu, Polisi langsung melakkukan penyidikan.

Hal itu dilakukan guna mengetahui siapa saja yang terlibat dalam aksi pengerusakan di Diskotik yang ada di Jalan Tegalsari No. 29-31, Surabaya itu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menyebut jika saat ini telah mengantongi foto para pelaku pengerusakan di Diskotik itu.

Diketahui, aksi pengerusakan tersebut merupakan buntut pengeroyokan yang akibatkan empat pemuda Maluku luka bahkan satu diantaranya meninggal dunia.

“Motif pengerusakan berawal dari dugaan adanya pengeroyokan terhadap pengunjung. Dan saat ini kami juga akan menyelidiki kasus pengerusakan tempat hiburan tersebut dan motifnya,” sebut Sudamiran, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga  'Gak Murel Gak Mbadok' Purel Menuntut di Balai Kota Surabaya
Loading...

Sudamiran menambahkan jika saat ini pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan motif dari pengrusakan itu sendiri, dan juga sudah mendapat beberapa foto pelaku pengrusakan.

“Saat ini polisi melakukan dua upaya penyelidikan dalam kasus Pentagon, yakni terkait pengeroyokan dan pengerusakan,” tambahnya.

Sementara, terkait penutupan operasional Diskotik, polisi memastikan akan memback up penuh Pemerintah Kota untuk mengawasi kebijakan tersebut.

Seperti diketahui, buntut dikeroyoknya empat pemuda asal Maluku, Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 02.30 WIB, di depan Diskotik Pentagon, Tegalsari Surabaya menambah polemik.

Setelah satu korbannya tewas, ratusan massa yang dieketahui dari Ormas Maluku satu rasa (M1R), Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, menyerangan dan merusak diskotek Pentagon di Tegalsari No. 29-31, Surabaya.(*)

Baca Juga  Diberitakan Marak Calo, Samsat Kedung Cowek Datangi Korban dan Minta Media Hapus Berita

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan