Diselenggarakan Minimalis, Bersih Nagari HUT Tulungagung ke 815

85
Bersih Nagari HUT Tulungagung 815

TULUNGAGUNG, (Kabarjawatimur.com) – Bersih Nagari dengan mengarak buceng lanang-wadon dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Tulungagung yang Ke 815 digelar seminimal mungkin. Hal ini dikarenakan masa pandemi covid 19 belum berakhir.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, peringatan HUT yang Ke 815 berbeda dari tahun sebelumnya.

Sejumlah kegiatan sengaja dirampingkan, hal ini agar tidak mengundang keramaian.

“Bersih nagari dengan mengarak 2 tumpeng lanang wadon tahun sebelumnya para pejabat memakai kereta kencana, tetapi tidak untuk tahun ini,” ucapnya Rabu (17/11/2020).

Loading...

Meski begitu, hal ini tidak mengurangi tradisi adat serta kesakralan. Buceng dalam istilah jawa adalah akronim nyebuto sing kenceng, yang berarti berdoa atau meminta kepada Tuhan YME dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga  Serap Aspirasi Warga Gayungan, Blegur Prijanggono Diakui Miliki Kepedulian dan Komitmen

Dengan begitu, diharap apa yang menjadi keinganan masyarakat Tulungagung bisa terwujud.

Didalam acara bersih nagari tersebut, 2 buceng diarak dihalaman pendopo kongasarum kusumaning bongso yang dihadiri oleh Forpimda, FKUB dan tokoh masyarakat.

Selain itu, para undangan diwajibkan untuk bermasker, cuci tangan dan jaga jarak.

Reporter : Zainul Fuad

Loading...

Tinggalkan Balasan