Belasan Rombongan Pengajian dari Pemekasan.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Mini bus dihentikan petugas di akses jembatan Suramadu, ternyata berisi belasan pria dengan pakaian gamis. Mini bus berhenti tiba-tiba di cek poin Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Mereka sempat diturunkan oleh petugas gabungan yang berjaga.

Belasan pria yang sempat diturunkan oleh petugas gabungan yang berjaga diketahui berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (7/5/2021).

Mereka saat itu diketahui turun dari mini bus ELF, dan langsung melafalkan doa-doa, sehingga menjadi pusat perhatian warga pengguna jalan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan, jika ada belasan pria yang datang dari Pamekasan dengan tujuan berdoa.

“Beliau datang dari Pamekasan, sengaja datang ke sini sifatnya untuk mendoakan saja. Biar semuanya terbebas dari Covid-19, semuanya lancar,” kata Ganis.

Baca Juga  Di Banyuwangi, Seklem AAL Tinjau Dikko Tahap GLG dan Baksos pada Masyarakat
Loading...

Belasan orang tersebut memang sempat menjadi perhatian warga yang ada di sekitar lokasi, namun hanya sebentar saja, setelah berdoa rombongan kembali lagi ke Pamekasan Madura.

Namun Ganis menyayangkan keberadaan belasan pria tersebut banyak yang tak memakai masker, dan bahkan mereka duduk berdempetan dalam mobil.

“Ada beberapa yang tidak menggunakan masker, kita berikan masker. Ya tentunya kita mohon doanya semuanya dan tetap disiplin menjaga dan menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Saat ditanya apakah ada perintah putar balik dari petugas, Ganis mengatakan jika memang mereka tidak mau kemana-mana dan mobil tersebut langsung putar balik dengan sendirinya.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaPengurus Ceramahi Kapolsek, Usai Ditegur Jum’atan Tak Jalankan Prokes
Berita berikutnyaPJB Ciptakan I-CORE Guna Menjaga Kestabilan Pasokan Listrik

Tinggalkan Balasan