Diperas dan Dicabuli Sekuriti , Pengunjung Mall Lapor Polisi

42
Sekuriti cabul diamankan polisi

SURABAYA (kabarjawatimur.com)- AND, 33, seorang gadis asal Rungkut, Surabaya, awalnya berbelanja di swalayan Carefour Kalirungkut untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Namun, pada saat selesai berbelanja dan membayar di kasir, dirinya dicegah petugas keamanan (Security) dan dibawa ke dalam pos untuk diperiksa barang belanjaannya.

Korban tersebut dituduh melakukan pencurian berupa handbody, bulumata dan sendok. Lalu korban dibawa ke pos sekurit untuk diperiksa. Petugas keamanan yang memeriksa adalah Teguh Budi Setiawan (28) warga Kedung Baruk, Surabaya, yang kini menjadi tahanan Unit Jatanum Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Dalam melancarkan aksinya, Teguh berpura-pura memeriksa barang belanjaan Dwi, pada saat memeriksa itu Budi berdalih ada barang yang belum dibayar. Lalu kemudian Teguh membuatkan pernyataan dan memotret Dwi. Selanjutnya dia memanfaatkan surat pernyataan dan foto tersebut untuk memeras dan mencabuli Dwi.

Loading...
Baca Juga  Ingat, Polisi Larang RHU Masukan Anak Dibawah Umur

“Tersangka mengancam baik lewat telpon maupun Whatsapp bahwa dirinya akan melaporkan korban ke polisi dan menyebarkan foto serta surat pernyataan itu,” kata Kompol Budi Indra Gunawan, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, kepada kabarjawatimur.com,Kamis (29/09/2016).

Takut dengan ancaman tersebut, akhirnya dengan terpaksa Dwi memenuhi kemauan Teguh dengan memberikan sejumlah uang beberapa kali. Tidak hanya itu, Dwi juga terpaksa melayani nafsu bejat sang Security dengan menemuinya disebuah Homestay di Surabaya. Didalam kamar Homestay tersebut, Dwi dipaksa untuk melakukan oral seks.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakGIIAS 2016 Catat Pertumbuhan Kendaraan Baru 81.944 unit di Jatim
Artikulli tjetërDemo Sengketa Tanah di Depan Mall Grand City

Tinggalkan Balasan