Dipasok Sabu dari Ibu Hamil , Dua Pelanggan Kena Tangkap

44
Tiga tersangka narkoba yang salah satu pengedarnya wanita bersama Kanit Iptu Herlambang (kanan)

SURABAYA (kabarjawatimur.com)- Unit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya berhasil membekuk dua tersangka pengguna sekaligus pengecer narkotika golongan I jenis sabu. Kedua tersangka masing-masing bernama Hanung Purnomo (25) warga Jl. Tandes Lor Gg.2 Surabaya dan Abdul Hanan (32) warga Jl.Sentong Margomulyo Surabaya.

Keduanya diamankan petugas setelah mengkonsumsi sabu. Dari keduanya, petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa sebuah tas ransel, 1 bungkus plastik kecil sabu dengan berat 0,9 gram yang dibungkus kertas coklat, 2 buah pipet, 1 sedotan, uang tunai dan 2 unit Handphone.

Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Indra Herlambang mwngatakan awalnya petugas mendapat laporan dari masyarakat, hingga akhirnya melakukan pengintaian dan menangkap kedua pelaku berikut barang bukti sabu di sebuah rumah kos milik tersangka Hanung. Kepada petugas keduanya mengaku mendapatkan sabu dari pengedarnya bernama RA.

Loading...

Selanjutnya, berdasar pengakuan dua tersangka tersebut, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mendapati seorang bandar pemasok barang haram kepada kedua tersangka ini. Mirisnya bandar tersebut adalah seorang ibu rumah tangga yang tengah hamil muda, tersangka bernama Rani Aminarti (31) warga yang kos di Jalan Dukuh Setro VIII A, Surabaya.

Dari pengakuan ibu muda ini, dirinya terpaksa menjual barang haram demi kebutuhan sehari-hari, bahkan di kosnya, Rani menyediakan bilik sebagai tempat nyabu. Dan saat dilakukan penggeledahan di rumah Rani petugas mendapatkan puluhan butir amunisi aktif. Petugas Reskrim juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang amunisi, apakah ada senjatanya atau tidak.

“Saya terpaksa menjual sabu, buat makan sehari-hari, Untuk amunisi tersebut adalah titipan teman sebelum ia berangkat ke Ambon,” kata tersangka Rani, Kamis (29/9/2016).

Kini ketiga tersangka mendekam di tahanan Polsek Asemrowo Surabaya dan pelakunya dijerat dengan pasal 114 ayat (10) pasal 112 ayat (1) dan pasal 132 ayat (10) UU RI no 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPT PAL Luncurkan Dua Kapal Canggih
Artikulli tjetërBatal Nikah Gara-Gara Tertangkap Konsumsi Sabu