Dinas Pertanian Tegaskan Perkebunan PT. Bumi Sari Hanya di Desa Bayu-Songgon

476
Kepala Bidang Perkebunan dan Hotikultura Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ir Syaifullah MM (dua dari kiri)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Banyuwangi, No 188/108/KEP/429.011/2019 tentang Penetapan Kelas Kebun Berdasarkan Hasil Penilaian Usaha Perkebunan Tahun 2019, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menegaskan bahwa, wilayah perkebunan PT Bumi Sari Maju Sukses, berada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Perkebunan dan Hotikultura Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ir Syaifullah MM, kepada perwakilan masyarakat Desa Pakel, Kecamatan Licin, Kamis (5/3/2020).

“Terkait kebun sesuai SK Bupati Banyuwangi, dan SK itu berlaku sejak 12 April 2019,” tegasnya.

Dalam SK Bupati Banyuwangi, tertulis bahwa perkebunan Bumisari dibawah naungan PT Bumi Sari Maju Sukses, berada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, luas 1.189,81 hektar. Dengan HGU No 155/HGU/BPN/04, berlaku hingga 31 Desember 2034.

Baca Juga  Andikpas Jatim Dapat Remisi Hari Anak Nasional 2022

Namun dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa untuk luasan dan batas wilayah HGU PT Bumi Sari Maju Sukses, bukan menjadi kewenangan dinas. Tapi menjadi kewenangan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Loading...
Masa Forsuba saat di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Dari keterangan tersebut, massa Pakel yang juga melakukan aksi damai didepan kantor dinas menduga adanya kejanggalan pada perjalanan perjuangan masyarakat. Dimana warga sering kali menghadapi kasus hukum ketika melakukan aktivitas diperkebunan yang berada di wilayah administrasi Desa Pakel.

Padahal senada dengan SK Bupati Banyuwangi, surat dari BPN Banyuwangi, Nomor 280/600.1.35.10/II/2018, tertanggal 14 Februari 2018, juga menegaskan bahwa tanah Desa Pakel tidak disewakan atau tidak masuk dalam Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumi Sari Maju Sukses.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula

“Kami menduga ada diskriminasi dan kriminalisasi dalam kasus ini,” kata Fathurrahman, koordinator massa sekaligus perwakilan Forum Suara Blambangan (Forsuba) selaku pendamping warga Desa Pakel.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT Bumi Sari Maju Sukses, Eko Sutrisno SH, menyampaikan bahwa memiliki bukti-bukti otentik atas hak pengelolaan HGU. Bahkan, perusahaan milik Djohan Soegondo tersebut juga telah melakukan pengukuran ulang atas luasan HGU perkebunan.

“Hasil dari ukur ulang tersebut luasnya tidak berubah, tetap sesuai dengan sertifikat HGU yang dimiliki PT Bumi Sari,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, pertemuan tersebut diruang Lounge Dinas Pertanian yang dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian, Dewa Made Wicaksana beserta jajaran dan Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Ali Masduki bersama anggota. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakDiduga Korban Perampokan, Warga Ngagel Tama Utara Surabaya Luka Parah
Artikulli tjetërPelaku Perampokan Ngagel Tama Utara Surabaya, Berjaket Merah

Tinggalkan Balasan