SURABAYA, Kabarjatim.id-
Setelah ada kejadian ditemukannya mayat bayi di penampungan sampah yabg gegerkan warga di Jalan Keputih Tegal Gg. X No 41 Surabaya, Polisi dari unit Jatanras, Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung melakukan cek lokasi dan melakukan penyelidikan.

Hasilnya, Jumat 19 Oktober 2018 di daerah itu dilakukan penangkapan seorang perempuan PRT (Pembantu rumah tangga) yang diduga telah membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.

Ibu muda yang tega membunuh bayinya itu, Maria Ledatondu (24), asal Sumba Barat dan tinggal di Kejawen Putih Mutiara VIII blok C Surabaya.

Diketahui, pelaku ini setelah melahirkan di dalam kamar mandi langsung membungkus bayi dengan kaos oblong dan dimasukkan ke dalam kresek hitam.

Kemudian dibuang ke dalam tempat sampah di depan rumah yang tidak ada penghuninya. Setelah itu, bayi diketemukan di penampungan sampah akhir daerah Keputih, Surabaya.

Baca Juga  Menjangkau Pemohon Paspor dari Kalangan Akademisi, Kanim Surabaya Sambangi Universitas Airlangga

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, setelah ada kejadian ditemukannya mayat bayi perempuan di penampungan sampah Keputih Tegal, unit Jatanras langsung melakukan cek TKP dan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi dan juga warga sekitar perumahan Pakuwon City serta petunjuk kaos yang dipakai pembungkus mayat bayi selanjutnya tim melakukan introgasi salah satu pembantu yang sebelumnya hamil.

Loading...

“Pembantu tersebut mengakui jika pada, Rabu 17 Oktober 2018 jam 03.00 WIB, telah melahirkan di kamar mandi,” sebut Rudi, Sabtu (20/10/2018).

Oleh pelaku, kemudian bayinya dibersihkan dan masukkan kedalam tas kresek disimpan di kamar mandi (Bayi masih hidup). Selanjutnya mengambil kaos untuk membungkus bayi lalu di buang di tempat sampah.

Baca Juga  Ngakunya Baru Sebulan, Pria ini Diciduk Saat Nunggu Ranjau

Kepada penyidik Maria mengakui jika bayi yang dilahirkan itu adalah hasil dari hubungannya dengan pacarnya. Namun setelah tahu jika dirinya hamil, sang pacar langsung pulang kampung ke NTT dan tidak kabar.

“Saya Melahirkan sendiri dikamar mandi, lalu saya mandikan dan maaukkan ke tas kresek dalam keadaan hidup bersama ari-arinya,” aku pelaku Maria.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku Maria dijebloskan ke balik jeruji besi penjara.

Darinya, Polisi mengamankan barang bukti, 1 buah kaos oblong lengan pendek warna hitam (pembungkus mayat bayi milik pelaku).

Polisi menjeratnya dengan Pasal 342, 341 KUHP tentang pembunuhan anak yang direncanakan atau dengan sengaja menghilangkan nyawa seseorang.

Teks foto : Kapolrestabes dan Kasat Reskrim berikut pelaku pembunuh bayi.

Reporter : Ekoyono
Editor : Budi

Loading...
Berita sebelumyaPak Camat Dan Staff Terjaring OTT, Setelah Pungli Pecah Sertifikat
Berita berikutnyaJadi Tersangka Judi Broadway, Anggota Dewan Bangkalan Jatuh Sakit

Tinggalkan Balasan