Dimakamkan Disamping Mbah Cholil, Fuad Amin Diantar Ribuan Jema’ah

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Ribuan masyarakat mengiringi pemakaman jenazah cicit Syaichona Cholil, RKH Fuad Amin Imron di pemakaman kompleks Martajesah Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Selasa (17/9/2019) pukul 10:20 WIB jenazah tiba dipemakaman Martajesah. Fuad Amin dimakamkan disamping Mbah Cholil.

Mantan Bupati Bangkalan dua periode 2003-2013 itu wafat di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya pada 16:00 WIB Senin (16/9/2019) kemarin. Sebelum dimakamkan, jenazah di sholatka di dua masjid berbeda. Pertama, di Masjid Agung Bangkalan. Kemudian, disholatkan kembali di Masjid Martajesah tempat Fuad Amin dimakamkan.

Terlihat ribuan masyarakat merangsek masuk ke dalam masjid yang terdiri dari santri, pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Bangkalan, tokoh masyarakat, dan para ulama’ Bangkalan.

Selama sekitar 10 bulan di lapas, Fuad Amin berobat rawat inap ke rumah sakit selama tujuh kali. Dengan rincian, lima kali di RSUD Sidoarjo (tanggal 24/1/2019, 27/6/2019, 8/8/2019, 2/9/2019 dan 7/9/2019). Dan dua kali di RSUD Sutomo Surabaya pada tanggal (3/4/2019) serta terakhir pada (14/9/2019).

Loading...

Pada rujukan terakhir ke RSUD Sidoarjo, (7/9/2019) dia di opname di Ruang Anggrek GDH lantai 3. Dengan diagnosa PPOK+ HT+ PJK+ vertigo+ BPH (Jantung, Paru-paru dan Urologi). “Karena pertimbangan medis, pada tanggal 14 September 2019 WBP dirujuk oleh RSUD Sidoarjo ke RSUD dr Soetomo,” ujar Kadivpas Pargiyono.

Setelah tiga hari dirawat di rumah sakit milik Pemprov Jatim itu, siang ini sekitar pukul 14.00, Kalapas mendapat informasi dari petugas lapas yang berjaga di RSUD dr Soetomo, Fajar Kurniawan, bahwa Fuad Amin dalam kondisi kritis.

“Menurut keterangan petugas kami di RS, Pukul 15.08 WBP mendadak henti jantung (cardiac arrest),” terang Pargiyono.

Tim dokter lalu melakukan tindakan kompresi jantung untuk menstabilkan kondisi. Pukul 16.00 sore ini, tindakan berhasil dan jantung kembali normal. Namun, lima menit berselang, terjadi henti jantung lagi dan dilakukan tindakan kompresi jantung. ”Pukul 16.12 WBP dinyatakan meninggal oleh dokter,” urainya. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaRibuan Masyarakat Shalati Jenazah Fuad Amin
Berita berikutnyaPreteli Onderdil Truk di Teluk Lamong, Satu dari Tiga Pria Diringkus

Tinggalkan Balasan