Dikuntit Petugas, Usai Melintasi Rel Pria ini Diciduk

135

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Rupanya gelagat mencurigakan pria Surabaya ini telah lama diketahui oleh petugas Kepolisian dari unit Reskrim Polsek Rungkut Surabaya.

Petugas berpakaian preman Akhirnya terus mengikuti kemanapun langkah pria bernama, Rahul Farhan (25).

Dan ketika warga jalan Ilam, Swasta alamat Jl.A. Yani No.51Kec.Wonocolo Surabaya. Mengarah ke wilayah Surabaya Utara petugas terus mengikutinya

Hingga diketahui ternyata pelaku ini melakukan transaksi narkotika jenis sabu yang selain memakai dia juga melakukan transaksi membeli sabu.

Pelaku Rahul akhirnya diamankan petugas pada, Kamis, 11 Juli 2019, pukul 02.00 WIB, ketika melintas di Jalan Raya Undaan Surabaya (di lintasan rel Kereta Api).

Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika mengatakan, penangkapan diawali ketika
tersangka sedang perjalan dari membeli sabu sabu sampai di Jalan Raya Undaan, tepatnya di lintasan rel kereta api tersangka di berhentikan oleh Petugas.

Loading...
Baca Juga  Saat Live, Lima Anggota Gengster Diamankan Polisi

“Ketika ditanya petugas, dia mengaku dan begitu hendak dilakukan penggledahan tersangka mengambil sendiri dari dalam tasnya satu poket yang diduga sabu sabu,” sebut I Gede, Selasa (16/7/2019).

Ketika ditimbang sabu itu diketahui seberat 0,5 gram dengan plastiknya, lalu tersangka di tes urine dan hasil positif.

Selanjutnya tersangka dan barang buktinys di bawa ke Polsek Rungkut Surabaya untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pelaku kini meringkuk dalam penjara Polsek Rungkut dan akan dijerat Pasal 112 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Disamping pelakunya, Polisi juga mengamankan, satu poket plastik yang berisikan Narkotika jenis sabu dengan seberat 0,5 gram. (Ekoyono)

Baca Juga  Direksi dan Dewan Pengawas PDP Kahyangan Tanda Tangani RKAP 2023

Teks foto : Pelaku di Mapolsek Rungkut.

Editor : Budi

Loading...
Artikulli paraprakPlafon Kelas Jebol Akibat Gempa Bali
Artikulli tjetërTudingan Menerobos Lahan Tambang Itu Tidak Benar

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan